Teror Harimau di Sungai Danai, Camat:Tim BBKSDA hari ini turun ke TKP

Screenshot_2026-07-28-15-33-39-02_680d03679600f7af0b4c700c6b270fe7

TEMBILAHAN, detikriau.id – Camat Pulau Burung Razali memastikan tim Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau telah turun ke Desa Sungai Danai, Kecamatan Pulau Burung, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Selasa, untuk menangani konflik harimau sumatra yang meresahkan masyarakat.

Kepastian itu disampaikan Razali saat dikonfirmasi detikriau.id melalui pesan WhatsApp. Menurutnya, kehadiran tim BBKSDA diharapkan dapat mempercepat penanganan sehingga warga bisa kembali beraktivitas dengan aman.

“Tim BBKSDA hari ini turun ke TKP, Pak. Semoga segera ditangani,” kata Razali.

Ancaman harimau sumatra dalam beberapa hari terakhir membuat warga Desa Sungai Danai membatasi aktivitas di luar rumah. Keresahan meningkat setelah ditemukan jejak kaki harimau di sekitar permukiman dan seekor sapi milik warga mengalami luka parah yang diduga akibat serangan satwa liar tersebut.

Pemerintah Kecamatan Pulau Burung terus berkoordinasi dengan pemerintah desa dan instansi terkait untuk memantau perkembangan di lapangan. Warga juga diimbau tidak beraktivitas sendirian di kawasan kebun maupun hutan serta segera melapor apabila kembali melihat keberadaan harimau.
Dampak dari ancaman tersebut, Dinas Pendidikan Kabupaten Indragiri Hilir menghentikan sementara kegiatan belajar mengajar tatap muka di seluruh satuan pendidikan di Desa Sungai Danai. Selama kondisi belum dinyatakan aman, pembelajaran dilaksanakan melalui sistem Learning from Home (LFH), sedangkan guru menjalankan tugas dengan mekanisme Work from Home (WFH).

Pemerintah berharap penanganan yang dilakukan BBKSDA dapat segera mengakhiri konflik satwa liar tersebut sehingga aktivitas masyarakat dan proses belajar mengajar dapat kembali berjalan normal./guntur alam