Warga Teluk Pinang Tagih Perbaikan Jalan hingga Jembatan Ambruk saat Reses DPRD Riau
TEMBILAHAN, detikriau.id – Reses Anggota DPRD Riau Fraksi Golkar, Hj. Zulaikhah, S.Sos., M.E., di Kelurahan Teluk Pinang, Kecamatan Gaung Anak Serka, Kabupaten Indragiri Hilir, Rabu (29/7/2026), dimanfaatkan warga untuk mempertanyakan realisasi sejumlah usulan pembangunan yang telah diajukan sejak Januari 2025 namun hingga kini belum terealisasi.
Sedikitnya empat persoalan infrastruktur menjadi sorotan masyarakat, mulai dari jalan rusak, jembatan yang dua kali ambruk, hingga pelabuhan pasar ikan yang tak kunjung diperbaiki.
Tokoh masyarakat Teluk Pinang, Akong dan Mukhlis, menyampaikan usulan yang menjadi kebutuhan mendesak warga. Di antaranya perbaikan Jalan Desa Teluk Pantai sepanjang 2,7 kilometer, pembangunan jalan penghubung Parit Empat–Parit Tiga sepanjang 1,5 kilometer yang setiap hari dilalui sekitar 520 siswa SMA Negeri 1 Teluk Pinang, namun kini mengalami kerusakan parah.
Selain itu, H. Marjani juga meminta evaluasi terhadap pembangunan Jembatan Sungai Cakah yang disebut telah dua kali runtuh meski sebelumnya diperbaiki menggunakan anggaran Pemerintah Provinsi Riau. Aspirasi lainnya adalah rehabilitasi Pelabuhan Pasar Ikan yang amblas sejak diterjang badai pada Juli 2024 dan hingga kini belum juga diperbaiki.
Lurah Teluk Pinang, Harmain, A.Md., mengatakan wilayahnya merupakan salah satu kelurahan tertua di Kecamatan Gaung Anak Serka yang kini telah dimekarkan menjadi tiga kecamatan. Namun, hingga pertengahan 2026 belum ada alokasi pembangunan dari Pemerintah Provinsi Riau.
“Kami berharap kehadiran Ibu Anggota DPRD Riau dapat membawa perhatian nyata bagi kemajuan kampung kami,” katanya.
Menanggapi aspirasi tersebut, Hj. Zulaikhah mengakui kondisi keuangan daerah saat ini masih menghadapi berbagai kendala sehingga sejumlah program pembangunan mengalami penundaan.
Ia menjelaskan pelaksanaan reses juga sempat tertunda akibat proses mutasi dan alih tugas pegawai di lingkungan Pemerintah Provinsi Riau yang berdampak pada administrasi.
“Ini merupakan reses keempat saya sejak dilantik sebagai anggota DPRD Riau melalui mekanisme pergantian antarwaktu pada 17 April 2026. Kehadiran saya di sini untuk menyerap aspirasi masyarakat dan memperjuangkannya di tingkat provinsi,” ujarnya.
Meski bertugas di Komisi I DPRD Riau yang membidangi pemerintahan dan hukum, Zulaikhah memastikan akan meneruskan seluruh usulan masyarakat kepada Komisi V DPRD Riau serta organisasi perangkat daerah terkait, termasuk Dinas PUPR dan Dinas Pendidikan.
“Saya akan mengecek kembali status usulan yang telah disampaikan. Jika memang belum dapat dilanjutkan, akan kami perbaiki administrasinya dan diusulkan kembali agar bisa menjadi prioritas pembangunan,” pungkasnya./guntur alam
