Korsleting di Ruang CCTV RSUD Puri Husada, Audit Instalasi Listrik Disorot

Screenshot_2026-09-09-17-47-31-20_6012fa4d4ddec268fc5c7112cbb265e7

“Konsleting Listrik Jadi Penyebab Kebakaran Besar RSUD Puri Husada pada 2023″

Tembilahan, detikriau.id – Percikan api sempat terjadi di ruang monitor CCTV lantai dasar RSUD Puri Husada, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Rabu (9/9/2026) sekitar pukul 08.25 WIB. Gangguan tersebut diduga berkaitan dengan korsleting atau gangguan pada sistem kelistrikan.

Dikonfirmasi, Direktur RSUD Puri Husada, dr. Firman membenarkan adanya percikan api, namun ia memastikan kejadian dapat segera ditangani sehingga tidak berkembang menjadi kebakaran yang lebih besar.

“Benar, tadi sempat terjadi percikan api kecil yang diduga berasal dari gangguan atau korsleting listrik. Namun api segera berhasil dipadamkan dan saat ini kondisi sudah aman serta tidak ada api lagi,” ujar dr. Firman melalui pesan whats app

Menurutnya, setelah kejadian pihak rumah sakit langsung melakukan pengecekan guna memastikan tidak terdapat potensi bahaya lanjutan.

“Kami langsung melakukan pengecekan untuk memastikan tidak ada potensi bahaya lanjutan dan tetap dilakukan secara berkala pengecekan instalasi listrik oleh bidang terkait,” katanya.

Direktur juga memastikan kejadian tersebut tidak mengganggu pelayanan rumah sakit.

“Pelayanan rumah sakit tetap kami pastikan berjalan dengan mengutamakan keselamatan pasien, keluarga pasien, dan seluruh petugas,” ujarnya.

dr Firman: Audit Instalasi Listrik Pernah Dilakukan

Di sisi lain, aspek pemeriksaan menyeluruh terhadap instalasi kelistrikan rumah sakit turut menjadi perhatian.

Saat dikonfirmasi apakah RSUD Puri Husada pernah melakukan audit atau pemeriksaan menyeluruh terhadap instalasi listrik, dr. Firman menyatakan bahwa pemeriksaan tersebut pernah dilakukan.

Namun, ketika dikonfirmasi lebih lanjut mengenai kapan terakhir audit dilakukan dan bagaimana hasil pemeriksaan tersebut, hingga berita ini disusun belum diperoleh jawaban dari Direktur RSUD Puri Husada.

Hal tersebut menjadi penting untuk mendapat kejelasan, mengingat sistem kelistrikan merupakan salah satu bagian vital dalam operasional rumah sakit yang harus berfungsi secara aman dan andal selama 24 jam.

Terlebih, kejadian percikan api terjadi di ruang monitor CCTV yang berkaitan dengan perangkat elektronik dan jaringan listrik. Pemeriksaan lebih lanjut diperlukan untuk memastikan sumber gangguan, apakah berasal dari instalasi listrik, beban kelistrikan, perangkat CCTV, maupun faktor lainnya.

Manajemen RSUD sebelumnya juga menyampaikan bahwa pengecekan instalasi listrik tetap dilakukan secara berkala oleh bidang terkait.

Dengan demikian, perhatian berikutnya adalah memastikan hasil pemeriksaan pascakejadian dapat memberikan kepastian mengenai penyebab gangguan, kondisi instalasi, serta langkah perbaikan atau pencegahan agar kejadian serupa tidak kembali terjadi.

Karena RSUD merupakan fasilitas pelayanan kesehatan yang beroperasi 24 jam, keandalan sistem kelistrikan tidak hanya berkaitan dengan kelangsungan operasional, tetapi juga menyangkut aspek keselamatan pasien, tenaga kesehatan, keluarga pasien, dan pengunjung rumah sakit.

Asap pekat yang memenuhi ruang cctv rsud puri husada tembilahan. Diduga akibat konsleting listrik/foto: detikriau.id

Pernah Terjadi Kebakaran Besar pada 2023

Kejadian percikan api pada Rabu (9/9/2026) juga mengingatkan kembali pada kebakaran besar yang pernah terjadi di RSUD Puri Husada Tembilahan pada 18 Juli 2023.

Kebakaran yang terjadi sekitar pukul 03.30 WIB tersebut menghanguskan sejumlah ruangan, di antaranya Poli Paru, ruang Medical Record, ruang cleaning service, ruang Gudang Farmasi, ruang monitor CCTV dan loket lama. Dalam kejadian tersebut, pasien juga sempat dievakuasi dan enam unit kendaraan pemadam kebakaran dikerahkan ke lokasi. Api dilaporkan berhasil dipadamkan sekitar pukul 05.45 WIB.

Menariknya, dalam pemberitaan saat itu, Kapolres Indragiri Hilir AKBP Norhayat menyebut kebakaran tersebut diduga disebabkan korsleting atau arus pendek listrik.

Riwayat tersebut menjadi catatan penting ketika pada Rabu pagi ini kembali terjadi percikan api yang oleh Direktur RSUD Puri Husada, dr. Firman, disebut diduga berasal dari gangguan atau korsleting listrik.

Meski kejadian kali ini disebut hanya berupa percikan api kecil dan berhasil segera dipadamkan, kondisi tersebut tetap menimbulkan pertanyaan mengenai keandalan sistem kelistrikan rumah sakit, khususnya karena fasilitas kesehatan beroperasi selama 24 jam dan sangat bergantung pada kontinuitas serta keamanan pasokan listrik.

Pertanyaan mengenai kondisi instalasi listrik semakin relevan karena Direktur RSUD Puri Husada mengakui bahwa audit atau pemeriksaan instalasi listrik pernah dilakukan. Namun, hingga berita ini disusun, pihak rumah sakit belum memberikan penjelasan mengenai kapan audit terakhir dilakukan dan bagaimana hasil pemeriksaan tersebut.

Karena itu, publik masih menunggu penjelasan lebih lanjut mengenai apakah kejadian hari ini memiliki keterkaitan dengan kondisi instalasi listrik, perangkat CCTV, beban listrik, atau faktor lainnya, serta langkah konkret apa yang dilakukan manajemen untuk memastikan kejadian serupa tidak kembali terjadi./guntur alam