IRT di Gaung Diterkam Buaya Saat Mandi, Suami Selamatkan Korban dengan Menusuk Mata Predator

0
Screenshot_2026-06-30-08-28-04-17_2d252a44e6e534ccbd63390e38373cbd

Indragiri Hilir, detikriau.id – Konflik antara manusia dan satwa liar kembali terjadi di Kabupaten Indragiri Hilir, Riau. Seorang ibu rumah tangga (IRT) bernama Aisah (32) mengalami luka serius setelah diterkam seekor buaya saat mandi di belakang rumahnya di kawasan Parit Muara Lembu, pesisir Sungai Soren, Kecamatan Gaung, Minggu (28/6/2026) sekitar pukul 17.00 WIB.

Saat kejadian, korban sedang mandi bersama anaknya di belakang rumah. Tiba-tiba seekor buaya muncul dari sungai dan langsung menggigit kaki kiri korban. Melihat peristiwa tersebut, anak korban sontak berteriak meminta pertolongan.

Suami korban, Ujang, yang berada di dalam rumah, segera berlari menuju lokasi setelah mendengar teriakan anaknya. Tanpa memperdulikan keselamatan dirinya, ia langsung bergumul dengan buaya untuk menyelamatkan sang istri.

“Ketika mendengar ada yang minta tolong, saya langsung ke belakang dan melihat istri saya digigit buaya. Dalam kondisi genting saya terjun ke sungai dan menusuk mata buaya hingga akhirnya hewan tersebut melepaskan gigitannya. Istri saya akhirnya bisa diselamatkan,” ujar Ujang kepada wartawan.

Akibat serangan tersebut, korban mengalami luka serius pada kedua kakinya dan segera dievakuasi untuk mendapatkan penanganan medis di Rumah Sakit Puri Husada, Tembilahan.

Kapolres Indragiri Hilir, AKBP Farouk Oktora, melalui Kapolsek Gaung, AKP Edi Dalianto, membenarkan kejadian tersebut. Pihak kepolisian mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di sekitar bantaran sungai.

“Korban telah dibawa ke Rumah Sakit Puri Husada Tembilahan untuk menjalani perawatan. Kami mengimbau masyarakat agar selalu berhati-hati saat beraktivitas di pinggir sungai, karena predator seperti buaya dapat muncul sewaktu-waktu,” kata AKP Edi Dalianto.

Peristiwa ini kembali menjadi pengingat bagi masyarakat yang bermukim di kawasan pesisir sungai agar lebih waspada terhadap potensi kemunculan buaya, terutama saat beraktivitas di tepian sungai maupun di belakang rumah yang berbatasan langsung dengan aliran sungai./guntur

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *