Teror Monyet Liar di Tembilahan Belum Berakhir, 5 Warga Jadi Korban, Damkar Turun Lagi Hari Ini

Screenshot_2026-07-30-09-40-38-35_680d03679600f7af0b4c700c6b270fe7

TEMBILAHAN, detikriau.id – Teror serangan monyet liar di kawasan permukiman padat penduduk di Kecamatan Tembilahan Kota, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Riau, belum berakhir. Hingga Kamis (30/7/2026), tercatat lima warga menjadi korban serangan, sementara upaya evakuasi satwa tersebut masih terus dilakukan.

Tim Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Inhil bersama Dinas Pertanian Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan (PKH) kembali menindaklanjuti laporan masyarakat terkait keberadaan monyet liar di sejumlah titik, di antaranya Jalan Malagas, Jalan Pangeran Hidayat Gang Bintan Parit 13, dan Gang Natuna.
Ketua RT 02/RW 01 Kelurahan Tembilahan Kota, Hardianto, melaporkan bahwa serangan pertama yang menjadi perhatian terjadi pada Sabtu (25/7/2026) sekitar pukul 15.00 WIB. Saat itu, seorang warga bernama Ijul (36) diserang monyet liar ketika sedang tidur di dalam rumahnya di Jalan Pangeran Hidayat.

Akibat serangan tersebut, korban mengalami luka serius di bagian punggung hingga harus mendapatkan sekitar 10 jahitan.

Selang beberapa hari, tepatnya Selasa (28/7/2026) sekitar pukul 11.00 WIB, Dinas Pertanian kembali menerima laporan adanya seorang anak yang diserang monyet liar di Jalan Malagas.
Berdasarkan data sementara, jumlah korban mencapai lima orang, yakni Rizky (12), Fitri (12), Kanaya (7), Azizah (68), dan Ijul (36), yang berasal dari lokasi berbeda di wilayah Tembilahan Kota.

Hingga kini, monyet liar tersebut belum berhasil ditangkap. Petugas Damkar bersama Dinas Pertanian masih melakukan upaya pencarian dan evakuasi agar satwa itu tidak kembali menyerang warga.

Saat dikonfirmasi detikriau.id melalui WhatsApp, Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Indragiri Hilir, Junaidi, S.Sos., M.Si., menyampaikan bahwa tim akan kembali turun ke lapangan pada Kamis (30/7/2026) untuk melanjutkan proses penangkapan monyet liar yang masih berkeliaran.

Pihak berwenang juga mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan, menghindari kontak langsung dengan monyet liar, serta segera melaporkan kepada petugas apabila satwa tersebut kembali terlihat di lingkungan permukiman./guntur alam