Warga Keluhkan Ambulans Puskesmas Sungai Piring Tak Beroperasi, Pasien Rujukan Terpaksa Cari Kendaraan Sendiri

0
Screenshot_2026-05-06-14-59-15-83_6012fa4d4ddec268fc5c7112cbb265e7

Inhil, detikriau.id – Warga Sungai Piring mengeluhkan tidak berfungsinya ambulans milik Puskesmas Sungai Piring yang disebut sudah tidak beroperasi selama beberapa bulan terakhir. Kondisi ini membuat masyarakat kesulitan saat harus merujuk pasien ke rumah sakit.
Akibat ambulans tidak dapat digunakan, warga yang membutuhkan rujukan ke rumah sakit seperti RSUD Puri Husada maupun Rumah Sakit 3M Tembilahan terpaksa mencari kendaraan alternatif, mulai dari mobil sewaan hingga bantuan ambulans relawan.
Salah seorang warga Gemilang Jaya, Sidik (35), mengatakan ambulans puskesmas sudah lama terlihat terparkir di bahu jalan tanpa digunakan.
“Tidak tahu apa penyebabnya, tapi fasilitas kesehatan untuk merujuk pasien ini tidak berfungsi,” ujarnya, Selasa (5/5).
Sidik mengaku sempat mengalami kendala saat hendak membawa orang tuanya berobat.
“Kami harus menyewa mobil umum untuk merujuk keluarga ke RSUD karena ambulans tidak bisa dipakai,” katanya.
Keluhan serupa disampaikan Reni (36). Ia mengatakan masyarakat sangat membutuhkan ambulans, terutama untuk pasien lansia maupun kondisi darurat.
“Kemarin nenek saya dirujuk pagi hari. Untung ada ambulans relawan dari PDIP di Sungai Luar, jadi kami pakai itu. Kalau tidak ada, kami bingung cari kendaraan umum,” jelasnya.
Warga berharap pemerintah segera memperbaiki atau mengganti ambulans agar pelayanan kesehatan masyarakat tidak terganggu.
Menanggapi keluhan tersebut, Kepala Puskesmas Sungai Piring, Endang Suratmi, membenarkan ambulans memang mengalami kerusakan dan tidak beroperasi sejak Agustus 2025.
“Ambulans ini rusak sejak Agustus 2025,” katanya saat dikonfirmasi.
Menurutnya, ambulans tersebut merupakan satu-satunya kendaraan operasional milik puskesmas. Selama kendaraan tidak dapat digunakan, pihaknya tetap berupaya melayani pasien rujukan dengan berkoordinasi bersama puskesmas terdekat.
“Kalau ada pasien rujukan, kami berkoordinasi dengan puskesmas terdekat,” jelasnya.
Ia menambahkan, pihak puskesmas telah mengajukan proposal perbaikan maupun penggantian ambulans kepada dinas terkait.
“Sudah kami ajukan proposalnya,” ujarnya.
Sebelumnya, Puskesmas Sungai Piring sempat menerima ambulans cadangan dari anggota dewan. Namun kendaraan tersebut kini telah ditarik kembali.
Dalam tiga tahun terakhir, ambulans tersebut disebut kerap mengalami kerusakan dan beberapa kali masuk bengkel. Meski demikian, kebutuhan rujukan pasien tetap berjalan dengan rata-rata 2 hingga 3 pasien per bulan./guntur alam

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!