17 Poktan dan Koperasi Penerima PSR di Inhil, Total Rekomtek Capai Rp55,85 Miliar

Screenshot_2026-10-16-16-29-17-06_680d03679600f7af0b4c700c6b270fe7

# Foto ilustrasi: Internet

Tembilahan, detikriau.id – Sebanyak 17 kelompok tani (poktan) dan koperasi tercatat sebagai penerima Program Peremajaan Sawit Rakyat (PSR) di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Riau, berdasarkan data progres kelembagaan pekebun per 15 Oktober 2026.

Data Bidang Perkebunan Dinas Pertanian Inhil mencatat, 17 kelembagaan tersebut melibatkan 1.027 pekebun dengan luas lahan berdasarkan rekomendasi teknis Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) mencapai 1.917,364 hektare.

Dalam rekap yang sama, tercantum nilai Rp55.856.136.000 pada kolom jumlah dana tersalur berdasarkan jumlah rekomendasi teknis BPDP.

Sementara itu, luas lahan yang tercatat telah dikerjakan mencapai 789,3407 hektare. Data juga mencatat luas pengunduran sebesar 28,7786 hektare.

Dokumen tersebut memuat nama kelembagaan, jumlah pekebun, lokasi desa dan kecamatan, luas rekomendasi teknis, luas yang dikerjakan, luas pengunduran, tanggal rekomendasi teknis, keterangan tahapan pekerjaan, serta nilai dana.

Rincian 17 penerima PSR di Inhil

Berikut daftar kelembagaan penerima PSR berdasarkan rekap Bidang Perkebunan Dinas Pertanian Inhil per 15 Oktober 2026.

1. Kelompok Tani Tunas Mekar

Lokasi: Kecamatan Batang Tuaka.

Jumlah pekebun: 43 orang.

Luas rekomendasi teknis BPDP: 89,8132 hektare.

Luas dikerjakan: 87,655 hektare.

Luas pengunduran: 2,1582 hektare.

Tanggal rekomendasi teknis: 13 Desember 2021.

Keterangan: Dana tersalur tahun 2022.

Nilai tercatat: Rp2.694.396.000.

Bank mitra: Bank BNI.

2. Kelompok Tani Perkebunan Kelapa Sawit Berkah Tani Sejahtera

Lokasi: Kecamatan Tempuling.

Jumlah pekebun: 39 orang.

Luas rekomendasi teknis BPDP: 65,5991 hektare.

Luas dikerjakan: 63,6319 hektare.

Luas pengunduran: 1,9672 hektare.

Tanggal rekomendasi teknis: 13 Desember 2021.

Keterangan: Dana tersalur tahun 2022.

Nilai tercatat: Rp1.967.973.000.

Bank mitra: Bank Mandiri.

3. Kelompok Tani Sawit Respen Sakti

Lokasi: Kecamatan Kempas.

Jumlah pekebun: 20 orang.

Luas rekomendasi teknis BPDP: 37,2002 hektare.

Luas dikerjakan: 37,2002 hektare.

Luas pengunduran: 0 hektare.

Tanggal rekomendasi teknis: 19 Juni 2023.

Keterangan: Dana tersalur tahun 2023.

Nilai tercatat: Rp1.116.006.000.

Bank mitra: BPD Riau Kepri.

4. Kelompok Tani Aman Mulya Mugi Raharjo

Lokasi: Kecamatan Sungai Batang.

Jumlah pekebun: 67 orang.

Luas rekomendasi teknis BPDP: 97,6531 hektare.

Luas dikerjakan: 95,82 hektare.

Luas pengunduran: 1,8331 hektare.

Tanggal rekomendasi teknis: 19 Juni 2023.

Keterangan: Dana tersalur tahun 2023.

Nilai tercatat: Rp2.929.593.000.

Bank mitra: BPD Riau Kepri.

5. Kelompok Tani Sumber Tani Mulya Jaya

Lokasi: Kecamatan Sungai Batang.

Jumlah pekebun: 51 orang.

Luas rekomendasi teknis BPDP: 81,6952 hektare.

Luas dikerjakan: 80,36 hektare.

Luas pengunduran: 1,3352 hektare.

Tanggal rekomendasi teknis: 19 Juni 2023.

Keterangan: Dana tersalur tahun 2023.

Nilai tercatat: Rp2.450.856.000.

Bank mitra: BPD Riau Kepri.

6. Kelompok Tani Kelapa Sawit Tani Jaya

Lokasi: Kecamatan Kempas.

Jumlah pekebun: 24 orang.

Luas rekomendasi teknis BPDP: 36,2302 hektare.

Luas dikerjakan: 36,2302 hektare.

Luas pengunduran: 0 hektare.

Tanggal rekomendasi teknis: 30 November 2023.

Keterangan: Dana tersalur tahun 2023.

Nilai tercatat: Rp1.086.906.000.

Bank mitra: BPD Riau Kepri.

7. Kelompok Tani Maju Bersama

Lokasi: Kecamatan Pulau Burung.

Jumlah pekebun: 32 orang.

Luas rekomendasi teknis BPDP: 68,8231 hektare.

Luas dikerjakan: 68,5337 hektare.

Luas pengunduran: 0,2894 hektare.

Tanggal rekomendasi teknis: 23 Januari 2024.

Keterangan: Dana tersalur tahun 2024.

Nilai tercatat: Rp2.064.693.000.

Bank mitra: BPD Riau Kepri.

8. Kelompok Tani Bungur Asih Usaha Manunggal

Lokasi: Kecamatan Enok.

Jumlah pekebun: 61 orang.

Luas rekomendasi teknis BPDP: 152,3022 hektare.

Luas dikerjakan: 141,3209 hektare.

Luas pengunduran: 10,9813 hektare.

Tanggal rekomendasi teknis: 25 November 2024.

Keterangan: Dana tersalur tahun 2025.

Nilai tercatat: Rp4.569.066.000.

Bank mitra: BPD Riau Kepri.

9. Kelompok Tani Karang Duku

Lokasi: Kecamatan Batang Tuaka.

Jumlah pekebun: 71 orang.

Luas rekomendasi teknis BPDP: 137,083 hektare.

Luas dikerjakan: 134,9446 hektare.

Luas pengunduran: 2,1384 hektare.

Tanggal rekomendasi teknis: 28 November 2024.

Keterangan: Dana tersalur tahun 2025.

Nilai tercatat: Rp4.112.490.000.

Bank mitra: BPD Riau Kepri.

10. Kelompok Tani Sukses Bersama Maju Indonesia (SBMI)

Lokasi: Kecamatan Batang Tuaka.

Jumlah pekebun: 28 orang.

Luas rekomendasi teknis BPDP: 46,7149 hektare.

Luas dikerjakan: 43,6442 hektare.

Luas pengunduran: 3,0707 hektare.

Tanggal rekomendasi teknis: 13 Desember 2024.

Keterangan: Dana tersalur tahun 2025.

Nilai tercatat: Rp1.401.447.000.

Bank mitra: BPD Riau Kepri.

11. Koperasi Produsen Berkah Sawit Mandiri

Lokasi yang dicantumkan: Kecamatan Teluk Belengkong dan Kecamatan Pulau Burung.

Jumlah pekebun: 99 orang.

Luas rekomendasi teknis BPDP: 137,7406 hektare.

Luas pengunduran: 5,0051 hektare.

Luas dikerjakan: belum tercantum dalam kolom data.

Tanggal rekomendasi teknis: 21 Mei 2025.

Keterangan: Dana tersalur tahun 2025, dalam proses pekerjaan.

Nilai tercatat: Rp4.132.218.000.

Bank mitra: BPD Riau Kepri.

12. Koperasi Produsen Mitra Jabal Rahmah

Lokasi: Kecamatan Batang Tuaka.

Jumlah pekebun: 130 orang.

Luas rekomendasi teknis BPDP: 268,029 hektare.

Luas dikerjakan: belum tercantum dalam kolom data.

Luas pengunduran: belum tercantum dalam kolom data.

Tanggal rekomendasi teknis: 21 Mei 2025.

Keterangan: Dana tersalur tahun 2025, dalam proses pekerjaan.

Nilai tercatat: Rp8.040.870.000.

Bank mitra: BPD Riau Kepri.

13. Kelompok Tani Sentral Harapan Sawit

Lokasi: Kecamatan Enok.

Jumlah pekebun: 30 orang.

Luas rekomendasi teknis BPDP: 67,2512 hektare.

Luas dikerjakan: belum tercantum dalam kolom data.

Luas pengunduran: belum tercantum dalam kolom data.

Tanggal rekomendasi teknis: 13 Desember 2025.

Keterangan: Dana tersalur tahun 2026, dalam proses pekerjaan.

Nilai tercatat: Rp2.017.536.000.

Bank mitra: BPD Riau Kepri.

14. Kelompok Tani Kelapa Sawit Tani Jaya

Lokasi: Kecamatan Kempas.

Jumlah pekebun: 55 orang.

Luas rekomendasi teknis BPDP: 82,4565 hektare.

Luas dikerjakan: belum tercantum dalam kolom data.

Luas pengunduran: belum tercantum dalam kolom data.

Tanggal rekomendasi teknis: 23 Desember 2025.

Keterangan: Dana tersalur tahun 2026, dalam proses pekerjaan.

Nilai tercatat: Rp2.473.695.000.

Bank mitra: BPD Riau Kepri.

15. Koperasi Produsen Jaya Gemilang Sejahtera

Lokasi: Kecamatan Teluk Belengkong.

Jumlah pekebun: 171 orang.

Luas rekomendasi teknis BPDP: 377,5597 hektare.

Luas dikerjakan: belum tercantum dalam kolom data.

Luas pengunduran: belum tercantum dalam kolom data.

Tanggal rekomendasi teknis: 23 Februari 2026.

Keterangan: Dana tersalur tahun 2026, dalam proses pekerjaan.

Nilai tercatat: Rp11.326.791.000.

Bank mitra: BPD Riau Kepri.

16. Kelompok Tani Sawit Respen Sakti

Lokasi: Kecamatan Kempas.

Jumlah pekebun: 69 orang.

Luas rekomendasi teknis BPDP: 115,72 hektare.

Luas dikerjakan: belum tercantum dalam kolom data.

Luas pengunduran: belum tercantum dalam kolom data.

Tanggal rekomendasi teknis: 9 Juli 2026.

Keterangan: Dana tersalur tahun 2026, dalam proses persiapan pekerjaan.

Nilai tercatat: Rp3.471.600.000.

Bank mitra: BPD Riau Kepri.

17. Kelompok Tani Sumber Tani Mulya Jaya

Lokasi: Kecamatan Sungai Batang.

Jumlah pekebun: 37 orang.

Luas rekomendasi teknis BPDP: 55,4928 hektare.

Luas dikerjakan: belum tercantum dalam kolom data.

Luas pengunduran: belum tercantum dalam kolom data.

Tanggal rekomendasi teknis: 27 Juli 2026.

Keterangan: Dana tersalur tahun 2026, dalam proses transfer BPDP.

Nilai dana pada baris ini: belum tercantum.

Bank mitra: BPD Riau Kepri.

Kecamatan dengan penerima PSR

Berdasarkan lokasi yang tercantum dalam daftar, penerima program tersebar di sejumlah kecamatan di Inhil, antara lain Batang Tuaka, Tempuling, Kempas, Sungai Batang, Pulau Burung, Enok dan Teluk Belengkong.

Sejumlah kelembagaan muncul lebih dari satu kali karena memiliki rekomendasi teknis pada tanggal atau periode berbeda. Kelompok Tani Sawit Respen Sakti, Kelompok Tani Kelapa Sawit Tani Jaya dan Kelompok Tani Sumber Tani Mulya Jaya masing-masing tercatat dalam dua entri. Karena itu, daftar 17 kelembagaan dalam dokumen merupakan 17 entri penerima, bukan berarti seluruh nama kelembagaan berbeda.

Dana PSR dan tahapan pekerjaan

Dalam jawaban konfirmasi kepada detikriau.id, Bidang Perkebunan Dinas Pertanian Inhil menjelaskan bahwa pendanaan PSR bersumber dari BPDP. Penyaluran dilakukan melalui mekanisme kerja sama tiga pihak, yakni BPDP, kelembagaan pekebun yang diwakili ketua, dan bank mitra.

Dinas kabupaten/kota tidak lagi terlibat langsung dalam proses penyaluran dana. Peran dinas meliputi pendampingan pengajuan, verifikasi usulan, serta pemantauan realisasi dan tahapan peremajaan.

Penggunaan dana diajukan oleh kelembagaan pekebun kepada BPDP melalui aplikasi SMART PSR sesuai tahapan pekerjaan. Usulan pencairan diverifikasi oleh PT Sucofindo sebelum proses penyaluran dikonfirmasi kepada bank mitra.

Dinas juga menerangkan bahwa besaran bantuan pada periode 2021–2024 adalah Rp30 juta per hektare. Sejak 1 September 2024, besaran bantuan meningkat menjadi Rp60 juta per hektare dengan cakupan pekerjaan persiapan lahan, pembelian bibit bersertifikat, penanaman, serta perawatan tahun pertama hingga tahun ketiga.

Data perlu diuji dengan realisasi lapangan

Meski daftar penerima dan nilai pendanaan telah tercantum dalam dokumen, sejumlah kolom luas pekerjaan untuk penerima yang mendapat rekomendasi pada 2025–2026 belum terisi. Hal ini tidak otomatis berarti pekerjaan belum dilakukan, tetapi menunjukkan bahwa progresnya belum dapat dipastikan hanya dari kolom tersebut.

Begitu pula dengan nilai dana: angka dalam rekap perlu dicocokkan dengan dokumen penyaluran dan pencairan aktual BPDP, rekening kelembagaan atau pelaksana pekerjaan, serta bukti pelaksanaan di lapangan.

Data ini menjadi dasar bagi penelusuran berikutnya, terutama untuk memastikan kesesuaian luas rekomendasi dengan luas yang benar-benar diremajakan, perkembangan tahapan pekerjaan, serta realisasi penggunaan dana pada setiap kelompok tani dan koperasi.

Sumber: Bidang Perkebunan Dinas Pertanian Inhil, Data Progres Kelembagaan Pekebun Penerima Program PSR Tahun 2022–2026 per 15 Oktober 2026, serta jawaban konfirmasi Dinas Pertanian Inhil kepada detikriau.id./ faisal