ASN dan Warga Inhil Kini Dilatih Jadi “Penyelamat Pertama” Kondisi Darurat

0
Screenshot_2026-06-19-14-02-04-01_6012fa4d4ddec268fc5c7112cbb265e7

TEMBILAHAN, detikriau.id — Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) berkomitmen mencetak aparatur sipil negara (ASN) dan masyarakat yang sigap menghadapi situasi darurat medis. Langkah nyata ini diwujudkan melalui Workshop Bantuan Hidup Dasar (BHD) yang digelar di Aula Tembulun Rusa, Mall Pelayanan Publik, Rabu (17/6/2026) pagi.

Acara yang diinisiasi oleh Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Inhil berkolaborasi dengan Perhimpunan Dokter Spesialis Anestesiologi dan Terapi Intensif (Perdatin) Cabang Riau ini, ditujukan untuk meminimalisir risiko fatalitas saat terjadi kecelakaan atau serangan penyakit mendadak sebelum tenaga medis tiba di lokasi.

Mewakili Bupati Inhil, Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM, Muammar Ghaddafi, menegaskan bahwa kemampuan memberikan pertolongan pertama (BHD) seharusnya menjadi keahlian dasar yang dimiliki setiap orang, baik di lingkungan kerja maupun keluarga.

“Melalui acara ini, masyarakat dan ASN bisa memberi penanganan awal saat kondisi darurat di lingkungan kerja, keluarga, dan tempat tinggal untuk meminimalisir risiko cedera yang lebih parah,” ujar Muammar saat membuka acara.

Menghadirkan Pakar dari Pekanbaru dan Guntung

Untuk memastikan materi tersampaikan dengan standar medis yang tepat, workshop ini menghadirkan dua narasumber ahli:

1. dr. Markam Shalihin, SpAn-TI – Dokter spesialis anestesi dari Pekanbaru yang tergabung dalam PERDATIN Cabang Riau

2. dr. Kamsiah, M.Ked(Ped), Sp.A – Dokter spesialis anak yang sehari-hari bertugas di RSUD Raja Musa Guntung.

Bupati Inhil, Herman, melalui pernyataan tertulisnya menyampaikan apresiasi tinggi atas kolaborasi ini. Ia berharap ruang belajar ini tidak berlalu begitu saja, melainkan benar-benar diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari.

“Mari wujudkan masyarakat yang peduli, sigap, tanggap, dan siap memberi pertolongan pada sesama,” tambah Muammar meneruskan pesan Bupati.

Agenda strategis ini juga menjadi bagian dari rangkaian perayaan dua momen penting sekaligus, yakni Hari Bakti Dokter Indonesia ke-11 dan Milad ke-61 Kabupaten Inhil.

Turut hadir memberikan dukungan dalam kegiatan tersebut Ketua PMI Inhil Katerina Susanti, Kepala Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana, Ketua IDI Inhil, serta perwakilan dari berbagai Perangkat Daerah di lingkungan Pemkab Inhil./adif

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *