Jalan Rusak, Warga Parit 8 GAS Harap Pemerintah Segera Lakukan Perbaikan

0

Reporter: Guntur A

Inhil, detikriau.id/ – Sudah lama warga jalan M Yunan, parit 8 Kelurahan Teluk Pinang, Kecamatan Gaung Anak Serka berharap agar pemerintah bersedia menganggarkan dana untuk melakukan perbaikan jalan mereka. Kondisi badan jalan yang saat ini dipenuhi lubang, berlumpur dan terendam saat banjir dikhawatirkan dapat membahayakan pengguna jalan. Sementara akses jalan tersebut di gunakan untuk menuju ke kebun  warga dan akses utama ke Pemakaman Umum.

“Akhir tahun seperti ini, setiap pasang naik dan turun hujan, jalan ini terendam air. Bahkan sudah beberapa kali pengguna jalan terjatuh akibat terperosok ke dalam lubang yang hampir rata menutupi permukaan jalan ini.” Ungkap seorang warga, Samsir Alam ketika bertemu detikriau.id/ saat melihat secara langsung kondisi jalan ini. Kamis (25/12/2025)

Jalan dengan lebar 1,5 meter dan panjang kurang lebih 350 meter ini merupakan akses jalan menuju ke areal perkebunan warga  dan pemakaman umum, kondisi jalan yang rusak parah seperti ini, tentunya harus segera untuk diperhatikan dan dilakukan perbaikan.

”Posisinya yang masuk dalam kawasan Kelurahan tentunya harus menjadi perhatian pemerintah dan dinas terkait apalagi kondisinya sudah sangat memprihatinkan, kasihan warga. Takutnya kalau tak disegerakan perbaikan maka kondisi jalan akan semakin parah karena setiap hari air pasang naik dan memenuhi badan jalan”Ditambahkan Samsir Alam mengakhiri.

Lurah Teluk Pinang, Harmain.,A.Md dikonfirmasi membenarkan kerusakan ruas jalan tersebut dan kerab dikeluhkan warga setempat.

Terkait hal tersebut, ia mengaku sudah sering menyampaikan permohonan kepada perwakilan mereka di DPRD Inhil, hanya saja mungkin dikarenakan kondisi keuangan daerah yang menjadi penyebab penganggaran untuk perbaikan jalan tersebut belum juga bisa direalisasikan.

”Dimusrenbang pun setiap tahun sudah kita usulkan. Kasiahan memang saudara-saudara kita disitu. Akses jalan itu menjadi sarana utama warga untuk ke perkebunan dan menuju pemakaman.”Akhiri Lurah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *