Inhil disiapkan menjadi lokasi hilirisasi kelapa
“aparat penegak hukum diminta ikut melihat kondisi di lapangan untuk mengetahui penyebab turunnya harga kelapa’
Pekanbaru, detikriau.id — Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menyebut Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Riau, direncanakan menjadi salah satu lokasi pembangunan pabrik pengolahan kelapa.
Pernyataan itu disampaikan Amran saat diwawancarai awak media dalam kunjungan kerjanya ke Pekanbaru, Kamis (17/9/2026).
Menurut Amran, pemerintah saat ini tengah mendorong pembangunan sejumlah pabrik pengolahan kelapa di berbagai daerah. Di antaranya berada di Morowali dan Maluku Utara.
“Insya Allah, direncanakan akan dibangun juga di Riau, tepatnya di Kabupaten Indragiri Hilir,” kata Amran.
Amran menegaskan, pengembangan industri hilirisasi kelapa harus tetap memberikan manfaat bagi petani. Ia mengingatkan perusahaan agar tidak mencari keuntungan dengan mengorbankan petani.
“Anda boleh mencari keuntungan, tetapi jangan semena-mena terhadap petani,” tegasnya.
Amran juga menyinggung persoalan harga kelapa yang menjadi perhatian petani. Ia meminta aparat penegak hukum di daerah ikut melihat kondisi di lapangan untuk mengetahui penyebab turunnya harga komoditas tersebut.
“Saya juga memohon kepada Bapak Kapolda, dan Bapak Kapolres, kiranya berkenan meninjau langsung ke lapangan,” ujarnya.
Ia meminta perusahaan yang bergerak dalam komoditas kelapa diperiksa apabila terdapat dugaan praktik yang merugikan petani.
“Perusahaan-perusahaan itu perlu diperiksa jangan mengambil keuntungan sebesar-besarnya di atas keringat rakyat,” kata Amran.
Rencana pembangunan pabrik hilirisasi kelapa tersebut menjadi perhatian penting bagi Inhil yang selama ini dikenal sebagai salah satu daerah penghasil kelapa di Riau.
Namun, hingga kini masih diperlukan penjelasan lebih lanjut mengenai lokasi, kapasitas pabrik, nilai investasi, jadwal pembangunan, serta pihak yang akan mengelola industri tersebut./guntur alam
