Jembatan Parit Nipah Kuning Kelurahan Sungai Piring Rusak Parah. Jalur Tranfortasi Kendaraan Roda 4 Terputus

0

Inhil, detikriau.id/ – Terhitung mulai hari ini, sabtu (6/12/2025) kendaran roda empat dari arah Kelurahan Teluk Pinang Kecamatan Gaung Anak Serka (GAS) menuju Kelurahan Sungai Piring Kecamatan Batang Tuaka terpaksa harus dihentikan. Hal ini disebabkan terjadinya kerusakan parah pada jembatan kayu parit Nipah Kuning yang kini mulai dilakukan perbaikan secara swadaya oleh masyarakat.

Berdasarkan laporan warga setempat, material kayu pada jembatan sudah sangat rapuh dan patah. Dengan kondisi kerusakan seperti itu, dikhawatirkan jika tetap dipaksakan untuk dilalui, terutama oleh kendaraan roda empat akan rawan ambruk dan membahayakan pengguna jalan.

”mau tak mau jembatan terpaksa ditutup. Kami khawatir jika tetap dipasakan akan sangat berbahaya,” ujar ketua RT 21/Rw 01 Kelurahan Sungai Piring, Rahman memberikan keterangan

Rahman menambahkan, untuk kendaraan roda dua, hasil musyawarah masyarakat, sudah dibangun pintasan jembatan darurat. Sementara jembatan utama mulai dibongkar untuk dilakukan perbaikan

”Tapi perbaikannya jelas seadanya dan bertahap karena saat ini seluruh pembiayaan masih didapatkan dari urunan warga secara swadaya. Kami kerjakan semampu kami. Untuk kendaraan roda dua, tetap bisa melintas karena sudah disediakan jembatan daruratnya,”

”kami tentunya berharap adanya perhatian segera dari pemerintah untuk dilakukannya perbaikan atau pembangunan jembatan baru agar urat nadi ekonomi antar kecamatan ini dapat kembali lancar”

Rahman juga mengabarkan bahwa selain jembatan parit nipah kuning, jembatan sungai dusun kecil kondisinya juga hampir tidak jauh berbeda.

Sementara itu, Camat Batang Tuaka Suhaimi dikonfirmasi membenarkan terjadinya kerusakan pada jembatan parit nipah kuning dan menyebabkan terputusnya arus lalulintas kendaraan beroda empat.

Jembatan tersebut kata Suhaimi berada di ruas jalan yang menjadi wewenangnya Provinsi

”kami sudah laporkan kondisi ini kepada Provinsi melalui Dinas PU kabupaten Inhil. Kami pastinya berharap adanya tindakan cepat agar tidak mengganggu arus transportasi masyarakat,” Ujar Suhaimi melalui sambungan WhatApp

Suhaimi menambahakan, ruas jalan dimana keberadaan jembatan parit nipah kuning menjadi sarana tranportasi vital karena menjadi jalur penghubung darat tiga Kecamatan untuk menuju Ibu Kota Kabupaten di Tembilahan

”Ruas jalan dimana keberadaan jembatan itu menjadi sarana tranportasi vital penghubung Kecamatan Gaung Anak Serka (GAS) Kecamatan Gaung, dan Kecamatan Batang Tuaka untuk menuju ibukota Kabupaten Inhil di Kecamatan Tembilahan”

”Kami berharap ada perhatian dan segera dilakukannya perbaikan agar tidak mengganggu arus tranfortasi orang dan barang”

Dengan rusaknya jembatan parit Nipah Kuning pastinya akan sangat menggangu aktifitas tranportasi  masyarakat. Terutama dengan tidak bisa dilintasi kendaraan roda empat, rantai pemasaran hasil pertanian masyarakat juga akan terganggu.

”Memang bisa melalui jalur sungai, tapi biaya tranportasinya relatif akan lebih mahal dan membutuhkan waktu yang lebih lama.” demikian ujar warga lainnya, Kanik mengakhiri./*/red

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *