“Ajak insan pers memperkuat sinergi dengan kepolisian”
Pekanbaru, detikriau.id – Kondisi geografis Riau yang berbatasan dengan Malaysia dan memiliki wilayah perairan luas menjadi tantangan dalam upaya pemberantasan peredaran narkoba. Pengawasan jalur laut dan pulau-pulau di wilayah pesisir pun menjadi salah satu perhatian Polda Riau.
Kapolda Riau Irjen Pol Arman Achdiat menegaskan pentingnya memperkuat pengawasan serta pemetaan jalur rawan peredaran narkoba, termasuk di wilayah Rupat, Bengkalis, dan pulau-pulau sekitarnya.
Hal itu disampaikannya saat bersilaturahmi dan makan malam bersama wartawan mitra Polda Riau di Aula Kediaman Rumah Dinas Kapolda Riau, Jalan P. Diponegoro Nomor 32, Pekanbaru, Senin (26/10/2026) malam.
Menurut Arman, pemberantasan narkoba tidak cukup hanya mengandalkan penindakan hukum. Diperlukan upaya pencegahan melalui edukasi masyarakat serta koordinasi lintas sektor, termasuk bersama Badan Narkotika Nasional (BNN), pemerintah daerah, dan pemangku kepentingan lainnya.
Dalam pertemuan tersebut, Arman juga mengajak insan pers memperkuat sinergi dengan kepolisian, terutama dalam menyampaikan informasi yang akurat, berimbang, dan berdasarkan fakta.
Ia menilai komunikasi terbuka antara kepolisian dan media penting untuk meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap berbagai persoalan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
Selain peredaran narkoba, Polda Riau turut menaruh perhatian terhadap persoalan lingkungan hidup serta potensi konflik sosial, khususnya di kawasan perkebunan dan pelabuhan.
Arman menekankan pentingnya deteksi dini, komunikasi yang efektif, dan keterlibatan berbagai pihak agar persoalan sosial dapat ditangani sebelum berkembang menjadi gangguan keamanan.
Dalam kesempatan itu, Kapolda juga merespons masukan wartawan Pekanbaru Pos, Taufik, mengenai pentingnya pembinaan terhadap kalangan pelajar. Ia mendorong fungsi Pembinaan Masyarakat (Binmas) berkoordinasi dengan sekolah untuk memberikan edukasi mengenai bahaya narkoba, kesadaran hukum, kedisiplinan, dan pencegahan kenakalan remaja.
Arman menyatakan Polda Riau terbuka terhadap kritik dan masukan dari media sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Pertemuan yang turut dihadiri Wakapolda Riau, Kepala BNNP Riau, Irwasda, pejabat utama Polda Riau, serta wartawan dari berbagai media itu diharapkan memperkuat komunikasi dan kerja sama dalam mendukung terciptanya situasi kamtibmas yang kondusif di Provinsi Riau./*/red

