Tembilahan, detikriau.id– Program tanggung jawab sosial perusahaan atau Corporate Social Responsibility (CSR) PT Riau Sakti United Plantations (PT RSUP) Divisi Perkebunan, salah satu entitas Sambu Group, membuahkan hasil di Desa Manunggal Jaya, Kecamatan Pulau Burung, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Riau.
Melalui program bantuan lebih dari 35.000 bibit nanas yang disalurkan kepada petani melalui KUD Karyawan Mukti, program tersebut menghasilkan panen perdana dengan total lebih dari 24.000 buah nanas. Seremoni panen perdana dilaksanakan pada 10 Oktober 2026.
Capaian ini menjadi hasil dari proses penanaman dan pemeliharaan yang dilakukan petani penerima bantuan. Program tersebut sekaligus diarahkan untuk mendorong pemanfaatan potensi pertanian desa dan membuka peluang sumber pendapatan bagi masyarakat.
Kepala Desa Manunggal Jaya, Sulistiawan, mengapresiasi dukungan PT RSUP Divisi Perkebunan yang disalurkan melalui KUD Karyawan Mukti.
“Panen perdana ini menjadi kebanggaan bersama bagi masyarakat Desa Manunggal Jaya, khususnya para petani yang telah merawat tanaman hingga menghasilkan buah. Kami mengapresiasi bantuan bibit dari PT RSUP. Harapan kami, hasil ini menjadi penyemangat bagi petani untuk terus mengembangkan budidaya nanas dan membuka peluang tambahan pendapatan bagi keluarga,” ujar Sulistiawan.
Ia menambahkan, keberhasilan kegiatan pertanian membutuhkan ketekunan petani serta hubungan yang baik antara masyarakat, pemerintah desa, koperasi, dan perusahaan.
“Momentum panen pertama ini diharapkan dapat memperkuat semangat kebersamaan dalam mengembangkan potensi ekonomi desa,” tambahnya.
Sementara itu, Humas PT RSUP Divisi Perkebunan, Budi Fitrah, menyambut baik hasil panen perdana tersebut. Menurutnya, capaian lebih dari 24.000 buah nanas mencerminkan upaya petani dalam mengelola bibit yang telah disalurkan melalui program CSR perusahaan.
“Kami menyambut baik panen perdana nanas di Desa Manunggal Jaya. Bagi kami, nilai program CSR terletak pada manfaat yang dapat tumbuh bersama masyarakat. Kami berharap kegiatan ini memberikan semangat untuk terus mengembangkan potensi pertanian desa,” ungkap Budi.
Penyaluran lebih dari 35.000 bibit melalui KUD Karyawan Mukti menjadi bagian dari upaya perusahaan menjangkau petani penerima bantuan. Koperasi berperan sebagai penghubung dalam pelaksanaan program tersebut.
Panen perdana ini juga menjadi pengalaman awal bagi petani dalam mengembangkan budidaya nanas. Pengalaman selama proses penanaman hingga panen diharapkan dapat menjadi bahan evaluasi untuk meningkatkan pengelolaan tanaman dan merencanakan budidaya pada tahap berikutnya.
PT RSUP Divisi Perkebunan berharap kolaborasi antara perusahaan, koperasi, pemerintah desa, dan petani dapat terus terjaga sehingga pengembangan usaha tani nanas di Desa Manunggal Jaya dapat memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat./rls/red

