Warga Temukan Jenazah Pria di Dalam Togok Jaring Ikan di Sungai Batang

Screenshot_2026-09-26-11-47-36-71_6012fa4d4ddec268fc5c7112cbb265e7

Tembilahan, detikriau.id – Warga Desa Pasengrahan, Kecamatan Sungai Batang, Kabupaten Indragiri Hilir, dikejutkan dengan penemuan jenazah seorang pria di dalam togok jaring ikan di aliran Sungai Batang, Jumat (25/9/2026) malam.

Jenazah tersebut diketahui berinisial E.S (26), warga Desa Kayu Raja, Kecamatan Keritang, Indragiri Hilir. Korban ditemukan sekitar pukul 20.40 WIB di wilayah RT 002 RW 001, Dusun Kalung, Desa Pasengrahan.

Penemuan bermula ketika tiga warga, Dahang (35), Abdurrahman (45), dan Filda (37), sedang memeriksa togok yang digunakan untuk menangkap ikan dan udang.

Saat mengangkat togok tersebut, mereka justru mendapati tubuh manusia di dalamnya.

Temuan itu kemudian dilaporkan kepada Sekretaris Desa Pasengrahan, Nanang, yang selanjutnya meneruskan informasi tersebut kepada Bhabinkamtibmas Desa Pasengrahan.
Sekitar pukul 21.30 WIB,

Bhabinkamtibmas bersama personel Polsek Sungai Batang dan masyarakat mendatangi lokasi dan melakukan evakuasi terhadap jenazah dari dalam togok.

Saat ditemukan, korban sudah dalam kondisi meninggal dunia. Sejumlah bagian tubuh juga dilaporkan tidak utuh, di antaranya tangan kiri dan kaki kiri yang tidak ditemukan.

Petugas kemudian meminta dokter Ruqayah melakukan pemeriksaan medis dan visum terhadap jenazah.

Dari pemeriksaan awal, ditemukan luka yang diduga berkaitan dengan gigitan buaya. Namun, dugaan tersebut belum dapat menjadi kesimpulan mengenai penyebab kematian. Kepastian mengenai penyebab meninggalnya korban masih menunggu pemeriksaan lebih lanjut.
Informasi sementara menyebutkan, korban sebelumnya berada di Desa Pasengrahan untuk menemani istrinya yang bekerja sebagai biduan pada sebuah pesta pernikahan.

Pada Sabtu (26/9/2026) sekitar pukul 04.00 WIB, pihak keluarga korban tiba di lokasi untuk menjemput jenazah.

Sekitar pukul 06.00 WIB, jenazah kemudian diberangkatkan menuju Desa Kayu Raja menggunakan ambulans Puskesmas Benteng untuk selanjutnya dibawa ke kampung halaman.

Jenazah telah diserahkan kepada pihak keluarga. Selanjutnya, keluarga disebut akan bermusyawarah mengenai kemungkinan dilakukan otopsi guna mengetahui secara lebih jelas penyebab kematian korban.

Dalam penanganan kejadian tersebut, personel Polsek Sungai Batang telah mendatangi lokasi, mengamankan serta mencatat keterangan para saksi, meminta pemeriksaan visum et repertum, dan membuat berita acara serah terima jenazah kepada pihak keluarga.

Kepolisian masih melakukan pendalaman untuk memastikan rangkaian kejadian serta penyebab kematian korban.)*/guntur