Jakarta, detikriau.id – Sebuah unggahan di media sosial yang mengatasnamakan Presiden Prabowo Subianto beredar luas dan memicu perhatian publik. Unggahan tersebut menampilkan foto Prabowo dengan narasi seolah-olah Presiden meminta seluruh warung di desa dan daerah ditutup agar masyarakat berbelanja di Koperasi Desa (Kopdes).
Dalam gambar yang beredar tertulis:
“PRABOWO SEBUT: KALAU BISA SELURUH WARUNG YG ADA DI DESA DAN DAERAH TUTUP SAJA BIAR MEREKA BELANJA DI KOPDES TOH WARUNG GA ADA UNTUNGNYA BUAT NEGARA.”
Narasi tersebut juga menimbulkan kesan bahwa keberadaan warung milik masyarakat dianggap tidak memberikan keuntungan bagi negara.
Namun, berdasarkan hasil penelusuran sejumlah lembaga pemeriksa fakta, klaim tersebut tidak benar alias hoaks.
Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) telah mengategorikan klaim tersebut sebagai HOAKS. Penelusuran yang dilakukan Tim Pemeriksa Fakta Mafindo melalui pencarian gambar terbalik menemukan bahwa foto yang digunakan dalam unggahan tersebut merupakan foto dokumentasi Prabowo dalam konteks kegiatan lain. Tidak ditemukan informasi dari media kredibel yang membuktikan bahwa Prabowo pernah mengatakan warung tidak memberikan keuntungan bagi negara. �
Kementerian Komunikasi dan Digital +1
Hasil pemeriksaan ANTARA/JACX juga menyatakan narasi yang menyebut Prabowo memerintahkan penutupan warung desa agar masyarakat berbelanja di Kopdes tidak sesuai dengan sumber aslinya. ANTARA menegaskan tidak terdapat pernyataan Prabowo mengenai penutupan warung di desa maupun ajakan agar masyarakat berbelanja di Kopdes seperti yang tertulis dalam unggahan tersebut. �
Antara News
Dengan demikian, foto Prabowo yang digunakan dalam unggahan tersebut tidak dapat dijadikan bukti bahwa Presiden pernah mengucapkan kalimat sebagaimana narasi yang beredar.
Pemeriksaan serupa juga dilakukan RRI dan sejumlah kanal pemeriksa fakta lainnya yang menyimpulkan klaim tersebut sebagai informasi palsu. �
RRI +1
KESIMPULAN
Klaim bahwa Presiden Prabowo Subianto meminta seluruh warung di desa ditutup agar masyarakat berbelanja di Kopdes karena warung tidak menguntungkan negara adalah HOAKS.
Tidak ditemukan bukti kredibel yang menunjukkan Prabowo pernah menyampaikan pernyataan tersebut. Foto dalam unggahan digunakan dengan konteks yang tidak sesuai untuk mendukung narasi yang beredar. �
Kementerian Komunikasi dan Digital +1
**Status: HOAKS ❌**
/Red

