Site icon

Tender Pasar Tembilahan Resmi Dibuka, Proses Seleksi Rp19,9 Miliar Kini Jadi Sorotan Pengawasan

Screenshot_2026-08-07-17-14-12-57_40deb401b9ffe8e1df2f1cc5ba480b12

Tembilahan, detikriau.id – Setelah sempat mengalami penundaan, tender pembangunan Pasar Tembilahan senilai Rp19,9 miliar akhirnya resmi diumumkan melalui Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) Kabupaten Indragiri Hilir. Tahapan ini sekaligus membuka ruang pengawasan publik terhadap proses pemilihan penyedia jasa hingga penetapan pemenang.

Berdasarkan data LPSE, paket pekerjaan yang bersumber dari APBD Kabupaten Indragiri Hilir tersebut memiliki pagu dan Harga Perkiraan Sendiri (HPS) sebesar Rp19,9 miliar. Tender menggunakan metode pascakualifikasi satu file dengan sistem evaluasi harga terendah sistem gugur.

Hingga pengumuman tender ditayangkan, tercantum sebanyak 40 peserta tender. Selanjutnya proses evaluasi administrasi, teknis, kualifikasi hingga penawaran harga akan menjadi tahapan yang paling krusial. Seluruh proses diharapkan berlangsung secara terbuka, objektif dan sesuai ketentuan pengadaan barang dan jasa pemerintah sehingga menghasilkan penyedia yang benar-benar memiliki kemampuan melaksanakan pekerjaan.

Tender pembangunan Pasar Tembilahan sebelumnya sempat menjadi perhatian karena beberapa kali mengalami penundaan sebelum akhirnya diumumkan. Saat itu, Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir menjelaskan keterlambatan disebabkan masih adanya penyempurnaan dokumen lelang.

Dengan telah dimulainya proses tender, perhatian publik kini bergeser pada kualitas pelaksanaan evaluasi. Selain memastikan persaingan usaha berlangsung sehat, proses tersebut juga diharapkan mampu menghindari munculnya berbagai spekulasi maupun dugaan praktik yang dapat mencederai prinsip transparansi dan akuntabilitas pengadaan barang dan jasa./red

Exit mobile version