Site icon

Dermaga Runtuh, Janji Perbaikan Belum Juga Terwujud

Screenshot_2026-07-30-09-46-55-20_6012fa4d4ddec268fc5c7112cbb265e7

“3 Juli 2024. Penjabat Bupati Indragiri Hilir, Herman sempat meninjau lokasi dan menyampaikan komitmen bahwa perbaikan akan dianggarkan pada tahun 2026”

Teluk Pinang, detikriau.id – Setiap pagi, denyut kehidupan dimulai di Pelabuhan Pasar Ikan Teluk Pinang. Nelayan bersandar membawa hasil tangkapan, pedagang menunggu di tepian, dan warga menggantungkan harapan pada dermaga yang selama puluhan tahun menjadi nadi perekonomian kampung.

Namun kini, harapan itu berdiri di atas bangunan yang nyaris roboh.

Sebagian badan dermaga telah amblas ke sungai. Beton yang dulu kokoh kini pecah dan hancur, sementara tiang-tiang penyangga tampak rapuh dimakan usia. Yang lebih mengkhawatirkan, tiang lampu penerangan di kawasan pelabuhan terlihat miring dan sewaktu-waktu dapat tumbang, mengancam keselamatan siapa pun yang melintas.

Berdasarkan pantauan di lokasi pada Rabu (29/7/2026), kerusakan terlihat hampir di setiap sudut pelabuhan. Aktivitas bongkar muat ikan masih berlangsung, tetapi warga harus ekstra hati-hati saat melangkah di atas lantai dermaga yang sudah tidak lagi kokoh.

Bagi masyarakat Teluk Pinang, pelabuhan ini bukan sekadar tempat bersandarnya perahu. Di sinilah roda ekonomi berputar. Hasil tangkapan nelayan dipasarkan, transaksi berlangsung, dan banyak keluarga menggantungkan penghasilan hariannya dari aktivitas di kawasan tersebut.

Akong, salah seorang tokoh masyarakat, mengatakan kerusakan parah bermula setelah badai besar yang melanda pada 3 Juli 2024. Saat itu, Penjabat Bupati Indragiri Hilir, Herman sempat meninjau lokasi dan menyampaikan komitmen bahwa perbaikan akan dianggarkan pada tahun 2026.

Namun hingga kini, janji tersebut belum juga terwujud.

“Kalau tidak segera diperbaiki, kami takut ada korban jiwa. Ribuan warga menggantungkan hidupnya di sini,” ujar Akong.

Harapan masyarakat kini tertuju kepada Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir, Pemerintah Provinsi Riau, serta para anggota DPRD yang tengah melaksanakan reses. Warga berharap kondisi pelabuhan tidak lagi sekadar menjadi bahan kunjungan atau dokumentasi, melainkan benar-benar mendapat perhatian melalui alokasi anggaran untuk perbaikan.

Masyarakat juga meminta agar rehabilitasi Pelabuhan Pasar Ikan Teluk Pinang diprioritaskan dalam rencana kerja dan penganggaran tahun 2027. Bagi mereka, membangun kembali dermaga bukan hanya memperbaiki infrastruktur, tetapi juga menjaga keselamatan warga sekaligus mempertahankan denyut ekonomi yang selama ini menjadi sandaran kehidupan masyarakat pesisir./guntur alam

Exit mobile version