TEMBILAHAN, detikriau.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Indragiri Hilir (Inhil) mulai memverifikasi 713 pedagang Pasar Yos Sudarso sebagai tahapan awal relokasi menuju pasar baru. Verifikasi dilakukan melalui sosialisasi di Gedung Engku Kelana, Tembilahan, Senin (27/7/2026) malam.
Kegiatan dibuka Bupati Inhil Herman didampingi Ketua DPRD Inhil Iwan Taruna serta dihadiri sejumlah kepala OPD dan ratusan pedagang.
Kepala DKUKMPP Inhil, Trio Beni Putra, mengatakan verifikasi bertujuan memastikan data pedagang sesuai kondisi di lapangan sehingga relokasi berjalan objektif, transparan, dan tepat sasaran. “Verifikasi ini untuk memastikan identitas pedagang, jenis usaha, serta status kepemilikan maupun penggunaan tempat berjualan telah sesuai,” ujar Trio. Dari data DKUKMPP, sebanyak 713 pedagang akan diverifikasi dengan total 594 kios dan los. Pedagang berasal dari berbagai jenis usaha, mulai dari sayur, ikan, daging, sembako, pakaian hingga kuliner. Trio menyebut pendataan telah dilakukan sejak awal tahun. Tahapan saat ini merupakan verifikasi akhir menggunakan sistem by name by address yang dilengkapi foto setiap pedagang. Menurutnya, keterbatasan jumlah kios dan los di lokasi baru membuat pemerintah harus memastikan hanya pedagang aktif yang berhak menempatinya.
Sementara itu, Bupati Herman menegaskan relokasi dilakukan untuk meningkatkan kualitas sarana perdagangan sekaligus menata kawasan Pasar Yos Sudarso. Ia meminta seluruh proses berjalan terbuka dan mengedepankan komunikasi dengan pedagang agar relokasi berlangsung lancar./guntur alam

