TEMBILAHAN, detikriau.id – Wakil Bupati Indragiri Hilir (Inhil), Hj. Yuliantini, S.Sos., M.Si, secara resmi membuka kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Inovasi Daerah dan Sosialisasi SIDARA INHIL di Aula Kantor Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (BAPPERIDA) Kabupaten Indragiri Hilir, Jalan Akasia No. 02 Tembilahan, Kamis (16/7/2026) pukul 08.40 WIB.
Kegiatan ini diikuti kepala OPD, kepala badan, kepala bagian di lingkungan Sekretariat Daerah, camat se-Kabupaten Indragiri Hilir, serta peserta Bimtek Innovative Government Award (IGA). Hadir pula Sekretaris Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Provinsi Riau, Eka Arifyanto Putra, SE., MM, dan Jafung Ahli Pratama BRIDA Kabupaten Pelalawan, Azhar Riady, ST, sebagai narasumber.
“Inovasi bukan hanya untuk memenuhi penilaian semata, tetapi harus menjadi budaya kerja di setiap perangkat daerah agar mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” tegasnya.
Menurutnya, sebagaimana amanat Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah, inovasi harus mampu meningkatkan efektivitas, efisiensi, kualitas pelayanan, serta dilaksanakan secara terbuka, akuntabel, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.
Pada kesempatan tersebut, Wakil Bupati juga memberikan instruksi kepada seluruh kepala OPD dan camat agar tidak lagi menganggap inovasi sebagai kegiatan administratif semata.
Ia meminta seluruh perangkat daerah segera mengidentifikasi, menciptakan, melaporkan, serta mengembangkan inovasi yang telah dimiliki kepada BAPPERIDA sebagai koordinator inovasi daerah.
“Inovasi bukanlah sebuah pilihan, melainkan sebuah kewajiban kerja. Saya tidak ingin lagi ada OPD maupun kecamatan yang pasif. Komitmen terhadap inovasi akan menjadi bagian dari evaluasi kinerja,” tegasnya.
Selain mendorong lahirnya inovasi baru yang mampu menjawab persoalan pelayanan publik, pemerintah daerah juga meminta seluruh OPD melakukan replikasi dan pengembangan inovasi yang telah berhasil agar manfaatnya semakin luas dan berkelanjutan.
Bimtek ini juga menjadi momentum sosialisasi SIDARA INHIL, sebuah sistem yang diharapkan mampu mendukung penyusunan perencanaan pembangunan berbasis riset, data, dan kebutuhan masyarakat.
Melalui kolaborasi dengan BRIDA Provinsi Riau serta berbagi pengalaman dari Kabupaten Pelalawan, Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir berharap setiap perangkat daerah mampu melahirkan inovasi yang berkualitas, terukur, dan berdampak nyata terhadap peningkatan pelayanan publik serta percepatan pembangunan daerah.
Kegiatan tersebut diharapkan semakin memperkuat budaya inovasi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir sekaligus meningkatkan daya saing daerah dalam ajang Innovative Government Award (IGA) yang diselenggarakan Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia./Guntur alam

