Site icon

Tari Kreasi Joget Mande 6.100 Peserta Pecahkan Rekor MURI, Inhil Tegaskan Identitas Budaya dan Kebersamaan

Screenshot_2026-06-13-08-51-28-37_6012fa4d4ddec268fc5c7112cbb265e7

TEMBILAHAN, detukriau.id – Ribuan peserta memadati kawasan kegiatan Milad ke-61 Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Sabtu (13/6/2026), dalam pelaksanaan Tarian Massal 6.100 Orang yang berhasil mencatatkan sejarah baru dengan meraih penghargaan dari Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI).

Kegiatan yang berlangsung meriah tersebut tidak hanya menjadi ajang pemecahan rekor, tetapi juga dirangkai dengan penyerahan Surat Pencatatan Hak Kekayaan Intelektual (HKI) Komunal untuk kuliner khas daerah Tapai Pulut Katuk, serta Festival Ethnic Fashion Culture yang menampilkan keberagaman budaya masyarakat Inhil.

Bupati Indragiri Hilir, H. Herman, SE, MT, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi dan bekerja keras menyukseskan kegiatan tersebut. Menurutnya, kehadiran 6.100 peserta tari menjadi bukti nyata kuatnya semangat kebersamaan yang tumbuh di tengah masyarakat Negeri Hamparan Kelapa.

“Hari ini kita tidak hanya sedang menari. Kita sedang menunjukkan kepada Indonesia bahwa Indragiri Hilir adalah daerah yang kuat karena persatuan. Gerakan yang serempak dan langkah yang seirama menjadi simbol bahwa seluruh komponen masyarakat mampu bergerak bersama menuju tujuan yang sama,” ujar Bupati.

Bupati menegaskan, momentum pemecahan rekor MURI ini memiliki makna yang lebih luas dibanding sekadar pencapaian angka peserta. Nilai kebersamaan, disiplin, gotong royong, dan rasa memiliki terhadap daerah menjadi pesan utama yang ingin disampaikan kepada masyarakat.

Selain itu, penyerahan HKI Komunal Tapai Pulut Katuk dinilai sebagai langkah penting dalam melindungi warisan budaya dan kuliner khas daerah agar tetap terjaga serta memiliki pengakuan hukum. Sementara Festival Ethnic Fashion Culture menjadi wadah untuk memperkenalkan kekayaan budaya berbagai etnis yang hidup berdampingan di Kabupaten Indragiri Hilir.

“Keberagaman yang kita miliki bukanlah penghalang, melainkan kekuatan yang memperkaya identitas daerah. Melalui kegiatan ini, kita ingin menunjukkan bahwa perbedaan dapat berpadu menjadi harmoni,” tambahnya.

Pada kesempatan tersebut, perwakilan Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) secara resmi menyerahkan piagam penghargaan kepada Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir atas keberhasilan pelaksanaan tarian massal dengan melibatkan 6.100 peserta. Penyerahan piagam disambut antusias oleh masyarakat dan para peserta yang hadir.

Rangkaian kegiatan Milad ke-61 Kabupaten Indragiri Hilir ini menjadi salah satu momentum penting dalam mempererat persatuan masyarakat sekaligus mempromosikan budaya daerah ke tingkat nasional.

Mengusung semangat “Bersatu dalam Keberagaman, Bergerak dalam Kebersamaan, dan Maju untuk Masa Depan yang Lebih Gemilang”, peringatan Hari Jadi ke-61 Kabupaten Indragiri Hilir diharapkan menjadi energi positif untuk terus membangun daerah yang maju, bermarwah, dan sejahtera.

Dirgahayu Kabupaten Indragiri Hilir ke-61./guntur alam

Exit mobile version