Tembilahan, detikriau.id – Memperingati Hari Jadi ke-61 Kabupaten Indragiri Hilir sekaligus Hari Lanjut Usia Nasional ke-30 Tahun 2026, Pemerintah Kabupaten Inhil meluncurkan tiga terobosan penting di bidang kesehatan, Kamis (11/6/2026). Kegiatan ini dibuka langsung oleh Bupati H. Herman, SE, MT.
Tiga inovasi yang diluncurkan adalah:
Poli Stunting di RSUD Puri Husada – khusus menangani balita berisiko stunting. Selanjutnya
SIBESTI – layanan stimulasi tumbuh kembang terpadu dari tenaga medis lintas disiplin, serta
Aplikasi SATU INHIL – sistem pencatatan data Posyandu secara real-time untuk memastikan pelayanan tepat sasaran
Kabid P2P Dinkes Salma Riantity menyatakan ketiga program ini dirancang khusus untuk mempercepat penurunan angka stunting. Berdasarkan data SSGI 2024, prevalensi stunting di Inhil mencapai 25 persen, namun catatan penimbangan hingga April 2026 menunjukkan tren penurunan.
Bupati Herman menegaskan peringatan hari jadi bukan sekadar seremonial, melainkan wujud komitmen nyata menjaga kualitas generasi penerus. “Anak sehat adalah aset utama, dan lansia juga harus mendapatkan perhatian yang layak,” ujarnya.
Kegiatan ini juga dirangkai dengan pemeriksaan kesehatan gratis, penyerahan Kartu Identitas Anak, bantuan rumah layak huni dari Baznas, serta kunjungan dan pelayanan kesehatan lengkap bagi penghuni Pondok Bhakti Lansia./guntur alam

