Site icon

Jelang Idul Adha, Dinsos Inhil Tetap Fokus Tangani ODGJ dan Pasien Terlantar

Screenshot_2026-05-26-13-31-33-65_6012fa4d4ddec268fc5c7112cbb265e7

Tembilahan, detikriau.id – Di tengah kesibukan masyarakat mempersiapkan Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah, Dinas Sosial Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) tetap menjalankan tugas kemanusiaan dengan menangani sejumlah Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) dan pasien terlantar.

Pada Selasa, dua hari menjelang Lebaran Idul Adha 2026, Dinsos Inhil menjemput dua mantan pasien ODGJ dari Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Tampan Pekanbaru. Kedua pasien tersebut diketahui berinisial M.A. asal Kecamatan Tanah Merah dan J.S.Y. asal Kecamatan Gaung Anak Serka (GAS).

Saat ini keduanya diinapkan sementara di Rumah Singgah Dinas Sosial di Jalan Bunga, Tembilahan, sambil menunggu konfirmasi dan penjemputan dari pihak keluarga.

Selama berada di rumah singgah, kebutuhan makan dan perawatan dasar pasien ditanggung oleh Dinsos Inhil.

Petugas Dinsos Inhil makan bersama kedua pasien dalam perjalanan menuju Tembilahan/foto:ist

Selain itu, Dinsos Inhil juga menangani seorang ODGJ lainnya yang ditemukan di wilayah Kemuning tanpa identitas. Pasien tersebut sebelumnya diantar oleh pihak Puskesmas Selensen ke RSUD Puri Husada Tembilahan untuk mendapatkan penanganan medis.

Selanjutnya, Dinsos bersama Dinas Kesehatan dan Satpol PP melakukan koordinasi dengan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) untuk melakukan identifikasi melalui pemindaian iris mata guna mengetahui identitas dan alamat pasien.

Dari hasil identifikasi, diketahui pasien tersebut berasal dari Kabupaten Pelalawan. Tim Dinsos Inhil kemudian berkoordinasi dengan Dinsos Pelalawan dan memperoleh informasi bahwa pasien memiliki keluarga di Pekanbaru dan Pasaman, Sumatera Barat. Pasien juga diketahui pernah menjalani perawatan di RSJ Tampan Pekanbaru sekitar lima bulan lalu.

Rumah Singgah Dinas Sosial di Jalan Bunga, Tembilahan

Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Inhil Rudy Fahmi, S.STP., melalui Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial Subowo Radiyanto, SKM., M.Kes, menyampaikan bahwa kondisi pasien cukup memprihatinkan.

“Pasien mengalami luka serius di bagian kepala yang sudah mengalami infeksi serta beberapa luka di bagian tubuh lainnya. Saat ini diperlukan tindakan operasi secepatnya dan pengobatan intensif untuk menyelamatkan yang bersangkutan,” ujarnya.

Sementara itu, Koordinator TRC Dinsos Inhil, Fitria Sari, S.E., mengatakan pihaknya telah menghubungi keluarga pasien guna proses penanganan lebih lanjut.

Langkah cepat yang dilakukan Dinsos Inhil ini mendapat perhatian masyarakat karena tetap mengutamakan pelayanan sosial dan kemanusiaan di tengah suasana menjelang Hari Raya Idul Adha./guntur alam

Exit mobile version