Tembilahan, detikriau.id – Suasana penuh haru menyelimuti halaman Masjid Agung Al-Huda Tembilahan, Minggu (3/5/2026), saat ratusan keluarga melepas keberangkatan jamaah calon haji Kloter 11 asal Indragiri Hilir.
Tangis, pelukan, dan doa mengiringi langkah 173 jamaah yang bersiap menunaikan rukun Islam kelima ke Tanah Suci.
Di tengah suasana emosional tersebut, Wakil Bupati Indragiri Hilir, Yuliantini, bersama unsur Forkopimda secara resmi melepas keberangkatan jamaah dalam prosesi yang berlangsung khidmat dan sarat makna spiritual.
Lambaian tangan keluarga yang ditinggalkan menjadi pemandangan yang tak terpisahkan. Sebagian tampak menahan air mata, sementara yang lain terus memanjatkan doa agar orang-orang tercinta diberikan kesehatan dan keselamatan selama menjalankan ibadah haji.
“Ini adalah panggilan suci. Luruskan niat hanya karena Allah SWT, dan manfaatkan setiap kesempatan untuk memperbanyak ibadah,” ujarnya di hadapan para jamaah.
Ia juga menekankan pentingnya menjaga kesehatan dan mengikuti seluruh aturan selama berada di Tanah Suci, mengingat padatnya rangkaian ibadah yang akan dijalani.
Menurutnya, makna haji tidak berhenti saat kembali ke tanah air, tetapi tercermin dari perubahan sikap dan akhlak dalam kehidupan sehari-hari.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir, kami mendoakan seluruh jamaah agar diberi kekuatan dan kembali dengan selamat serta meraih haji yang mabrur,” tambahnya.
Prosesi pelepasan pun ditutup dengan doa bersama. Di balik keberangkatan ini, tersimpan harapan besar—bukan hanya dari para jamaah, tetapi juga keluarga yang menanti kepulangan mereka dengan penuh kerinduan dan doa./red

