Site icon

Ini yang Terjadi pada Tubuh jika Konsumsi Bunga Telang Selama 30 Hari

Bunga telang, butterfly pea, atau Clitoria ternatea merupakan bunga yang sering diolah menjadi produk herbal.

Berasal dari keluarga Fabaceae, bunga ini disebut dapat melawan penyakit dan meningkatkan kesehatan tubuh.

Manfaat bunga telang didapatkan berkat kandungan senyawa kimia di dalamnya, termasuk flavonoid, kaempferol, dan antosianin.

Untuk mendapatkan manfaatnya, bunga telang dapat diseduh dengan air panas. Air yang jadi berwarna biru itu kemudian bisa diminum atau dicampur ke bahan masakan.

Lantas, apa yang akan terjadi saat mengonsumsi bunga telang selama 30 hari?

Kandungan bunga telang

Bunga telang memiliki banyak kandungan senyawa kimia yang bermanfaat bagi kesehatan.

Dilansir dari buku Bunga Telang: Khasiat, Manfaat, dan Budidaya Tanaman (2023) oleh Tresno Saras, berikut sejumlah kandungan kimia yang terdapat dalam bunga telang.

Konsumsi bunga telang 30 hari

Diberitakan Hubpages, bunga telang berpotensi memberikan beragam manfaat bagi tubuh setelah dikonsumsi selama 30 hari.

Senyawa antioksidan di dalamnya dapat meredakan peradangan, mencegah pertumbuhan sel kanker, dan meningkatkan kekebalan tubuh.

Bunga ini juga dapat meningkatkan hidrasi kulit sebesar 70 persen hanya satu jam setelah diaplikasikan ke wajah. Ini berkaitan dengan kandungan antioksidan, polifenol, dan flavonoid yang merangsang produksi kolagen dan elastin secara alami di kulit.

Memiliki sifat antiglikasi, bunga telang dikenal mampu memperlambat penuaan kulit. Karena itu, bunga telang bermanfaat dalam mengatasi iritasi kulit, kemerahan, gatal-gatal, dan alergi.

Jika dikonsumsi selama 30 hari, bunga ini tidak akan mengganggu berat badan seseorang, karena tidak mengandung natrium, kolesterol, lemak jenuh, gula, dan serat.

Sebaliknya, bunga ini justru dapat menenangkan perut, mengurangi mual dan gangguan pencernaan, serta mencegah pertumbuhan bakteri berbahaya.

Kadar aman konsumsi bunga telang

Meski bunga telang bermanfaat bagi kesehatan, bunga ini tidak boleh dikonsumsi secara berlebihan oleh orang-orang tertentu, seperti mereka yang punya alergi terhadap bunga.

Bunga telang juga sebaiknya tidak dikonsumsi secara berlebihan karena akan mengganggu kondisi tubuh.

Dikutip dari buku Faedah Telang Amat Terang (2020), periset bunga telang asal Holy Cross College di India menyarankan bunga tersebut dikonsumsi dengan dosis 400 mg per satu kilogram berat badan selama 84 hari untuk mendapatkan manfaatnya.

Jika dikonsumsi berlebihan, bunga telang dapat menyebabkan mabuk, pusing, mual, dan muntah-muntah.

Karena itu, tidak dianjurkan menyeduh setangkup bunga telang hanya dengan segelas air./*

Artikel ini sudah diterbitkan di Kompas.com

Exit mobile version