Sejarah Berulang, Golkar Inhil Kembali Dipimpin Kepala Daerah. Herman: Kami Tak Ingin Ada Benalu
“Bagi siapa saja yang tidak berkenan memajukan kepentingan bersama, silakan keluar dari keanggotaan partai”
Tembilahan, detikriau.id – Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) terpilih, H Herman, langsung menyampaikan pesan sindiran dalam sambutan perdananya usai terpilih memimpin partai berlambang pohon beringin tersebut.
Herman menegaskan, membesarkan Golkar membutuhkan kader yang memiliki visi dan komitmen yang sama. Ia bahkan menyebut tidak ingin ada pihak yang justru menjadi penghambat dari dalam tubuh partai.
“Kami membutuhkan orang-orang yang memiliki visi yang sama: membesarkan Golkar ini. Kami tidak ingin di dalam tubuh partai justru ada yang menjadi benalu,” tegas Herman.
Menurutnya, membesarkan Golkar bukan pekerjaan seorang ketua atau kelompok tertentu, melainkan tugas seluruh kader.
“Bagaimana caranya Golkar ini menjadi besar. Dan ini adalah tugas kita bersama,” ujarnya.
Herman juga menekankan pentingnya sinergi dan penguatan organisasi di seluruh tingkatan.
“Kita perlu sinergi. Bersama-sama kita membangun Golkar yang besar di semua tingkatan, serta memperkuat organisasi agar dapat bekerja sama dengan baik,” katanya.
Namun, Herman menegaskan bahwa langkah yang akan dijalankan merupakan bagian dari kepentingan organisasi, bukan kepentingan pribadi.
“Karena apa yang kami lakukan ini adalah perintah partai, bukan perintah perorangan,” tegasnya.
Ia pun memberikan pilihan tegas kepada kader yang tidak berkenan memajukan kepentingan bersama.
“Bagi siapa saja yang tidak berkenan memajukan kepentingan bersama, silakan keluar dari keanggotaan partai,” ujarnya.
Calon Tunggal
Herman menjadi calon tunggal Ketua DPD Partai Golkar Inhil setelah tidak ada bakal calon lain yang mengembalikan berkas pencalonan hingga batas akhir pendaftaran Musda XI, Senin (21/9/2026) malam.
Masa pendaftaran ditutup pukul 00.00 WIB. Hingga batas tersebut, hanya Herman yang menyerahkan dan mengembalikan berkas pencalonan kepada panitia.
Ketua Steering Committee (SC) Musda XI DPD Golkar Inhil, H M Yusuf Said SE MM, membenarkan kondisi tersebut. Setelah pendaftaran ditutup, panitia melakukan verifikasi terhadap berkas Herman untuk memastikan seluruh persyaratan pencalonan terpenuhi.
Dengan hanya satu bakal calon yang mengembalikan berkas, Herman kemudian ditetapkan sebagai calon tunggal dalam proses pemilihan Ketua DPD Golkar Inhil.
Pesan Ketua Golkar Riau
Sebelumnya, Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Riau H Yulisman, S.Si., MM membuka Musda XI Golkar Inhil, Selasa malam (22/9/2026).
Yulisman meminta seluruh kader menjaga kekompakan dan menjadikan Musda sebagai momentum memperkuat konsolidasi. Siapa pun yang terpilih, kata dia, harus mampu merangkul seluruh kader dan memastikan tidak ada perpecahan setelah Musda.
Musda XI dihadiri jajaran Fraksi Golkar DPRD Provinsi Riau dan DPRD Inhil, pengurus DPD Golkar, organisasi pendiri dan yang didirikan Golkar, sejumlah pimpinan partai politik, penyelenggara pemilu, tokoh ulama serta elemen masyarakat.
Herman kini memimpin Golkar Inhil di tengah sejarah panjang keterlibatan kepala daerah dalam kepemimpinan partai tersebut. Sebelum dirinya, posisi Ketua DPD II Golkar Inhil pernah diemban kepala daerah, mulai dari almarhum Indra Muchlis Adnan hingga HM Wardan.
Pesan perdana Herman pun menjadi penanda arah kepemimpinannya: membesarkan partai dengan konsolidasi, sinergi dan kesamaan visi—serta tidak memberi ruang bagi pihak yang dianggap justru menjadi “benalu” di dalam tubuh organisasi./red
