Kepala Desa Pangke Paparkan Program Unggulan dan Prestasi Desa
Karimun, detikriau.id – Kepala Desa Desa Pangke, Junaidi, memaparkan sejumlah program unggulan yang telah dan sedang dijalankan Pemerintah Desa Pangke dalam rangka meningkatkan kualitas sumber daya manusia, ekonomi masyarakat, kesehatan, serta kepedulian lingkungan.
Junaidi menyampaikan bahwa pembangunan desa tidak hanya difokuskan pada infrastruktur fisik, tetapi juga pada peningkatan kapasitas dan perubahan pola pikir masyarakat agar mampu menghadapi tantangan ke depan.
Salah satu program prioritas yang telah berjalan adalah kursus bahasa Inggris gratis bagi pelajar tingkat SMP dan SMA. Program ini dilaksanakan dengan sistem kelompok belajar, masing-masing beranggotakan 15 peserta, dengan masa pelatihan selama enam bulan dan dilakukan perekrutan peserta baru secara bertahap.
“Program ini bertujuan membuka wawasan generasi muda agar lebih percaya diri dan siap bersaing, termasuk di tingkat internasional,” ujar Junaidi.
Selain di bidang pendidikan, Pemerintah Desa Pangke juga menjalankan program Satu Rumah Satu Penguatan Ekonomi. Program ini memberikan pelatihan serta penguatan keterampilan kerja bagi warga desa dengan harapan dapat meningkatkan pendapatan keluarga dan mendorong kemandirian ekonomi masyarakat.
Di sektor kesehatan, Desa Pangke membentuk Komunitas Peduli Kesehatan Desa yang terintegrasi dengan program Desa Siaga. Pemerintah desa juga menyiapkan ambulans desa serta tim komunikasi kesehatan untuk membantu masyarakat memperoleh layanan kesehatan dan pendampingan administratif dengan lebih cepat.
Sementara itu, pada bidang lingkungan, pemerintah desa melaksanakan program pengelolaan sampah berbasis komunitas. Program ini bertujuan mengubah kebiasaan lama masyarakat yang membuang sampah sembarangan menjadi budaya memilah dan mengelola sampah, sekaligus memberikan nilai ekonomi dari pengelolaan tersebut.
Program unggulan lainnya adalah Satu Rumah Satu Sarjana, yang mendorong peningkatan angka pendidikan tinggi di Desa Pangke. Melalui program ini, pemerintah desa memfasilitasi informasi pendidikan, beasiswa, serta pendampingan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu. Program ini mulai menunjukkan dampak positif dengan meningkatnya minat anak-anak desa untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi.
Berbagai program tersebut menunjukkan hasil nyata dan berdampak langsung bagi masyarakat. Kepercayaan diri pelajar meningkat, kesadaran pendidikan tumbuh, akses layanan kesehatan menjadi lebih cepat, ekonomi keluarga mulai menguat, serta kepedulian terhadap lingkungan semakin baik.
Atas capaian tersebut, Desa Pangke dan Kepala Desa Junaidi meraih sejumlah penghargaan, di antaranya:
Penghargaan dari BKKBN Provinsi Kepulauan Riau (2021) sebagai Kepala Desa Terbaik dalam pelaksanaan kegiatan Pantau BKBMU.
Penghargaan Desa Cantik (Desa Cinta Statistik) dari Badan Pusat Statistik (BPS), menjadikan Desa Pangke satu-satunya desa di Kabupaten Karimun yang menerima penghargaan tersebut.
Penghargaan Desa Peduli Pekerja Migran dari BP2MI atas peran aktif dalam tata kelola pelayanan, penempatan, dan perlindungan pekerja migran Indonesia.
Junaidi mengakui bahwa setiap program memiliki tantangan, terutama dalam menjaga keberlanjutan. Namun menurutnya, dukungan pemerintah daerah serta partisipasi aktif masyarakat menjadi kunci keberhasilan pelaksanaan program-program desa.
“Yang terpenting bukan hanya memulai program, tetapi bagaimana mempertahankannya agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” pungkasnya./guntur
