mgid.com, 610011, DIRECT, d4c29acad76ce94f
19 Juli 2024

Update: Abrasi Picu Tanah Longsor di Parit 5 Tembilahan Hulu. Bangunan Ambruk 6 Unit

0

Inhil, detikriau.id – Derasnya arus Sungai Indragiri diyakini menjadi penyebab musibah tanah longsor di jalan Gerilya, Lintas Provinsi di Parit V Kecamatan Tembilahan Hulu.

Melalui rilis persnya, Polres Inhil menyebutkan bahwa dalam musibah yang diperkirakan terjadi sekira pukul 13.30 Wib ini menyebabkan enam unit bangunan ambruk.

“Enam unit bangunan tersebut milik Tarmizi (53) Danramil 12 Batang Tuaka, Manda (57) H. Aidit (55), Iwan (43), dan Siti Asmariani (43),” ujar Kapolres Inhil AKBP Budi Setiawan melalui Kabag Ops Kompol Rizki Hidayat.

“Kalau penyebab longsor diduga karena arus sungai,” ditambahkan

Musibah ambruknya enam unit bangunan tersebut kata Rizki begitu cepat. Peristiwa bermula dengan bergeraknya tiang penyangga kabel Listrik PLN menyebabkan pemilik bangunan berhamburan keluar dari rumah. Tak berselang lama, tanah beserta bangunan secara perlahan mulai runtuh ke bantaran Sungai.

Ketua RT setempat saat itu sempat mengimbau  warganya untuk segera keluar dari rumah karena pemilik masih ada yang berusaha menyelamatkan harta bendanya.

“Lokasi sudah kami amankan dan mengatur arus lalu lintas dengan menutup arus jalan dengan satu arah saja, karena longsor benar-benar berbatasan langsung dengan bibir jalan,” sebutnya.

“Tindakan yang dilakukan oleh personel dengan mengamankan lokasi kejadian. Sat Polairud Polres membantu mengamankan barang yang tertinggal di lokasi, karena air sungai saat ini sedang dalam keadaan pasang. Sementara anggota Polres Inhil dan Polsek Tembilahan Hulu membantu mengatur arus lalu lintas di daratan,” paparnya.

“ kerugian material yang dapat ditafsirkan sekitar 2,5 milyar lebih.” Diakhiri./ red

Tinggalkan Balasan

error: Content is protected !!