mgid.com, 610011, DIRECT, d4c29acad76ce94f
17 Juni 2024

Herman Sindir Kegiatan Seremonial, Tak Penting, Buang-Buang Anggaran.

0

Penjabat Bupati Inhil, Haji Herman SE,MT/Foto: Tangkapan Layar laman instagram/detikriau.id

Hanya waktu yang nanti akan bisa membuktikan, gebrakan Herman apakah sebatas “isapan jempol” atau sebuah niat baik untuk Inhil”

Inhil, detikriau.id – STOP BANYAK PROGRAM KEGIATAN SEREMONIAL TAK PENTING,”Buang-Buang” Anggaran..!!!.

Bait kalimat akhir dari rangkaian narasi ini dikutip detikriau.id dari laman Instagram officialherman31andsobatinhil.

Rangkaian narasi dalam Instagram tersebut secara lengkap bertuliskan;

Tak Penting menang gaya tapi kalah “N4SIB”

Ng4ku D4ERAH kaya,tapi kita begini-begini aja kondisinya.

Lewat Ini saya pertegas kembali kpd Masyarakat,Bertahap tapi pasti,walau hari ini kita “merangkak” dg defisit anggaran yg ada,yang bisa kita kerjakan,kita kerjakan.!!!

Siapapun besok yang jadi pemimpin di INHIL.Saya berharap,baik sebagai Penjabat Bupati hari ini,maupun sebagai salah satu putra daerah ini :INFRASTUKTUR kedepan,tetap salah satu skala prioritas yang tak bisa ditawar. STOP BANYAK PROGRAM KEGIATAN SEREMONIAL TAK PENTING,”Buang-Buang” Anggaran..!!!

Dalam video yang ditayangkan pada Instagram tersebut menampilkan Penjabat Bupati Inhil Haji Herman saat meninjau pekerjaan peningkatan jalan SKB di Kecamatan Tembilahan. Tampak mendampingi, Camat Tembilahan Hamsari dan Kabid Bina Marga Dinas PUPR Inhil.

Herman menerangkan bahwa pekerjaan jalan SKB dengan rigid beton tersebut sepanjang 485 meter dengan lebar jalan bervariasi antara 4 sampai 5 meter, termasuk perbaikan beberapa titik kerusakan pada saluran drainase. Herman pun menargetkan pekerjaan akan diselesaikan dalam waktu satu bulan.

Gebrakan-gebrakan yang dilakukan Herman sejak menjabat sebagai Pj Bupati dibulan November 2023 yang lalu banyak menuai kejutan. Kesan yang banyak ditangkap, “tegas, berani dan agamis”

foto: tangkapan layar laman instagram/detikriau.id

Sebut saja diantaranya pembersihan lokasi “warung remang” di Kelapa Gading dan Belakang Pasar Dayang Suri Tembilahan, Pengaktifan kembali pelabuhan parit 21 yang sekaligus ditandai pelepasan ekspor kelapa bulat ke Batu Pahat Malaysia serta rencana pengoperasian kapal roro Tembilahan-Batam, Kemudian “gertakan” Herman terhadap pengusaha pemilik gudang dengan penegasan pelarangan kendaraan bertonase besar memasuki kota Tembilahan dan yang teranyar, sindiran persoalan kegiatan-kegiatan seremonial pemerintah daerah yang selama ini memang sudah kerab menuai kritikan masyarakat.

Dalam beberapa bulan ini saja Herman juga nampak selalu aktif hadir dalam menyelesaikan berbagai persoalan masyarakat, terutama dalam kaitan konflik masyarakat dan pihak Perusahaan.

Tak sebatas itu, Herman juga ditangkap kerab “menampilkan” kesan agamis dengan aktif menghadiri berbagai kegiatan keagamaan.

Lazim, gebrakan-gebrakan ini tentu akan menuai pro dan kontra. Apalagi sejak jauh hari mantan Kepala Dinas Peternakan Provinsi Riau, putra daerah Inhil ini santer diisukan akan menjadi salah satu bakal calon Bupati pada kontestasi Pilkada Inhil November mendatang.

Tentu banyak yang juga menduga bahwa gebrakan “berani” yang dilakukan Herman hanya sebatas mengangkat populeritas diri agar “laku dijual”.

Namun terlepas dari semua praduga itu, harus diakui gebrakan yang dilakukan Herman selama menjabat sebagai Pj Bupati tentu patut untuk diberikan apresiasi.

Maju Pilkada, itu merupakan hak siapa saja, sepanjang memenuhi ketentuan aturan. Menang atau kalah, sudah menjadi garisan nasib. Manusia hanya sebatas ikhtiar.

Hanya waktu yang nanti akan bisa mebuktikan, gebrakan Herman apakah hanya  sebatas “isapan jempol” atau sebuah niat baik untuk Inhil./red

Tinggalkan Balasan

error: Content is protected !!