mgid.com, 610011, DIRECT, d4c29acad76ce94f
19 Juli 2024

Dianiaya, Gadis Belia di Gaung Alami Luka Robek Dibagian Kepala. Pelaku Buron

0

Korban saat mendapatkan pertolongan di pusat pelayanan kesehatan./foto: Ist

Inhil, detikriau.id – Gadis belia berusia 15 tahun alami penganiayaan sehingga menyebabkan muka lebam dan luka robek bekas pukulan benda tumpul dibagian kepala. Nasib naas yang dialami warga Kecamatan Gaung Kabupaten Inhil ini terjadi pada minggu, 26 mei 2025, sekira pukul 11.00 Wib

Kasus penganiayaan ini berawal sekira pukul 09.30 Wib saat korban sedang berada di Dermaga Kantor Desa Pintasan Kecamatan Gaung, korban hendak mencari angkutan air untuk menuju Desa Lahang, Kecamatan Gaung.

Tak berselang lama, pelaku datang menghampiri dengan menggunakan kendaraan air bermesin diesel kecil (pompong. Red) sambil menanyakan kepada korban, hendak kemana. Korban saat itu menjawab “pulang”, pelakupun menawari korban untuk memberikan tumpangan. “ikut aja sama abang, abang juga mau ke belantak,” Tanpa rasa curiga, korban pun menerima ajakan pelaku.

Selanjutnya, saat dalam perjalanan pelaku menanyakan kepada korban apakah ada memiliki nomor handphone? Korban menjawab, nanti saja setelah tiba di demaga tujuan di dermaga PT BDL.

Namun tak berselang lama, pelaku tiba-tiba saja mematikan mesin motor pompongnya dan menepi  ke tepian sungai Gaung. Sontak korban bertanya, kenapa mematikan mesin? Pelaku menjawab bahwa minyak sedikit, kurang.

Setelah berada di tepian Sungai, pelaku kemudian minum dan makan serta mengajak korban untuk makan Bersama. korban menjawab ianya sudah makan tadi di Pondok”.

Potongan bilah kayu yang dipergunakan pelaku untuk menganiaya korban./Foto:ist

Seusai makan, pelaku kemudian turun dari pompong dan membersihkan tangan. selanjutnya mengambil sebilah kayu broti dengan panjang sekira 0,5 meter, kemudian juga mengambil sebilah parang panjang dari perahu pompongnya.

Saat itulah pelaku tiba-tiba saja mengancam korban dan menyuruhnya untuk turun dari atas pompong. Korban pun menolak. Mendapat penolakan, pelaku emosi dan seketika menarik tangan korban memaksanya turun dari atas perahu pompong.

Setelah berada di daratan, tepian sungai gaung, pelaku sontak melayangkan pukulan menggunakan kayu kearah kepala korban sebanyak satu kali. Mulut korban kemudian dibekap dari arah belakang. Namun korban melakukan perlawanan dengan cara mengigit tangan pelaku. Namun Tindakan korban tidak menghentikan perlakuan kasar pelaku. Iapun kemudian Kembali mengayunkan pukul kayu kearah kepala sebanyak dua kali sehingga menyebabkan korban jatuh tersungkur.

Setelah korban terjatuh, pelaku kembali menarik kepala korban dan lagi-lagi  mengayunkan pukulan. Setelahnya korban pergi begitu saja mempergunakan perahu pompongnya dan meninggalkan korban dengan kondisi terluka. Korban kemudian ditolong oleh pengemudi sampan pocai, Ijul yang kebetulan melintas dilokasi korban dianiaya.

Kepada media, Polres Inhil membenarkan adanya peristiwa penganiayaan ini. Saat ini pelaku masih dalam pencarian.

“Benar. Sampai saat ini pihak kepolisian masih memburu keberadaan pelaku.” Ujar Kapolres Inhil AKBP Budi Setiawan melalui Kasi Humas Iptu Bambang, senen./*

Tinggalkan Balasan

error: Content is protected !!