mgid.com, 610011, DIRECT, d4c29acad76ce94f
17 Juni 2024

Ini yang Terjadi pada Tubuh jika Konsumsi Bunga Telang Selama 30 Hari

0

Teh dari bunga telang. Bunga telang mengandung antioksidan, seperti flavonoid dan antosianin. Dua zat ini baik untuk memperbaiki sel-sel tubuh, termasuk sel saraf.(SHUTTERSTOCK/Dolly MJ)

Bunga telang, butterfly pea, atau Clitoria ternatea merupakan bunga yang sering diolah menjadi produk herbal.

Berasal dari keluarga Fabaceae, bunga ini disebut dapat melawan penyakit dan meningkatkan kesehatan tubuh.

Manfaat bunga telang didapatkan berkat kandungan senyawa kimia di dalamnya, termasuk flavonoid, kaempferol, dan antosianin.

Untuk mendapatkan manfaatnya, bunga telang dapat diseduh dengan air panas. Air yang jadi berwarna biru itu kemudian bisa diminum atau dicampur ke bahan masakan.

Lantas, apa yang akan terjadi saat mengonsumsi bunga telang selama 30 hari?

Kandungan bunga telang

Bunga telang memiliki banyak kandungan senyawa kimia yang bermanfaat bagi kesehatan.

Dilansir dari buku Bunga Telang: Khasiat, Manfaat, dan Budidaya Tanaman (2023) oleh Tresno Saras, berikut sejumlah kandungan kimia yang terdapat dalam bunga telang.

  • Antosianin: senyawa yang memberikan warna biru atau ungu di bunga telang. Senyawa antioksidan ini dapat membantu melindungi sel tubuh dari radikal bebas
  • Flavonoid: senyawa antioksidan yang mampu melindungi dari radikal bebas dan menjaga kesehatan jantung
  • Saponin: senyawa antioksida dan anti-inflamasi yang mengurangi peradangan dan melindungi dari kerusakan akibat radikal bebas
  • Polifenol: senyawa yang melindungi sel tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas dan berefek anti-inflamasi
  • Alkaloid: senyawa yang memiliki efek antispasmodik untuk mengurangi kontraksi otot berlebihan
  • Asam linoleat dan oleat: asam lemak ini membantu dalam menjaga kesehatan kulit, memperbaiki sistem saraf, dan menyehatkan jantung
  • Kaemphferol: senyawa ini dapat menghambat perkembangan sel kanker
  • Asam P-Coumaric: senyawa anti-inflamasi, antibakteri, dan antivirus yang dapat mencegah penyakit
  • Delphinidin-3,5-glukosida: senyawa antioksidan ini dapat membantu meningkatkan imun dan mematikan sel kanker kolorektal.

Konsumsi bunga telang 30 hari

Diberitakan Hubpages, bunga telang berpotensi memberikan beragam manfaat bagi tubuh setelah dikonsumsi selama 30 hari.

Senyawa antioksidan di dalamnya dapat meredakan peradangan, mencegah pertumbuhan sel kanker, dan meningkatkan kekebalan tubuh.

Bunga ini juga dapat meningkatkan hidrasi kulit sebesar 70 persen hanya satu jam setelah diaplikasikan ke wajah. Ini berkaitan dengan kandungan antioksidan, polifenol, dan flavonoid yang merangsang produksi kolagen dan elastin secara alami di kulit.

Memiliki sifat antiglikasi, bunga telang dikenal mampu memperlambat penuaan kulit. Karena itu, bunga telang bermanfaat dalam mengatasi iritasi kulit, kemerahan, gatal-gatal, dan alergi.

Jika dikonsumsi selama 30 hari, bunga ini tidak akan mengganggu berat badan seseorang, karena tidak mengandung natrium, kolesterol, lemak jenuh, gula, dan serat.

Sebaliknya, bunga ini justru dapat menenangkan perut, mengurangi mual dan gangguan pencernaan, serta mencegah pertumbuhan bakteri berbahaya.

Kadar aman konsumsi bunga telang

Meski bunga telang bermanfaat bagi kesehatan, bunga ini tidak boleh dikonsumsi secara berlebihan oleh orang-orang tertentu, seperti mereka yang punya alergi terhadap bunga.

Bunga telang juga sebaiknya tidak dikonsumsi secara berlebihan karena akan mengganggu kondisi tubuh.

Dikutip dari buku Faedah Telang Amat Terang (2020), periset bunga telang asal Holy Cross College di India menyarankan bunga tersebut dikonsumsi dengan dosis 400 mg per satu kilogram berat badan selama 84 hari untuk mendapatkan manfaatnya.

Jika dikonsumsi berlebihan, bunga telang dapat menyebabkan mabuk, pusing, mual, dan muntah-muntah.

Karena itu, tidak dianjurkan menyeduh setangkup bunga telang hanya dengan segelas air./*

Artikel ini sudah diterbitkan di Kompas.com

Tinggalkan Balasan

error: Content is protected !!