mgid.com, 610011, DIRECT, d4c29acad76ce94f
25 April 2024

Gubri Tanam Benih Padi pada Gerakan Tanam Padi Serentak di Inhil

0

Inhil, detikriau.id – Gubernur Riau (Gubri) diwakili Kepala Dinas Pangan, Tanaman Pangan dan Hortikultura (PTPH) Provinsi Riau Ir Syahfalef lakukan penanaman perdana benih padi Gerakan Tanam Padi Serentak 3000 hektar tajaan Kodim O314 Inhil di Desa Kuala Sebatu, Kecamatan Batang Tuaka, Kabupaten Inhil, Sabtu (17/02/24).

Turut hadir pada giat tersebut Penjabat (Pj) Bupati Inhil H.Herman, Kodim 0314 Inhil, Kapolres Inhil serta unsur Forkopimda Lainnya.

Dalam kesempatannya, Kadis PTPH Provinsi Riau menuturkan bahwa mengingat Provinsi Riau ini kekurangan ketersediaan pangan terutama beras, oleh karenanya Pemprov Riau bersama Kabupaten Kota mencari solusi untuk meningkatkan luas tanam dan produksi.

“Salah satu solusi yang kita ambil yaitu bekerjasama dengan pihak TNI dan kita telah menanda tangani MoU yang mana dalam struktur itu TNI sampai ke tingkat Babinsa mampu mendorong dan meningkatkan luas tanam,” ungkapnya.

Kemudian, Ia juga berharap kegiatan ini akan dapat mendorong ketersediaan pangan sebanyak 50 persen dan bisa memenuhi kebutuhan masyarakat Provinsi Riau.

Sementara Pj Bupati Inhil H.Herman dalam kesempatannya menjelaskan bahwa Gerakan Tanam Padi Serentak tersebut terbagi di 3 Kecamatan, diantaranya di Kecamatan Batang Tuaka, Kecamatan Kempas dan Kecamatan Reteh.

“Untuk Kecamatan Batang Tuaka Sendiri ada di Desa Kuala Sebatu, Desa Pasir Mas, Sialang Panjang. sedangkan di Kecamatan Kempas dan Reteh ada di Desa Bayas dan Desa Sanglar. Jadi total keseluruhan ada  3000 Hektar” ujarnya.

Ia berharap, dengan adanya olahan lahan seperti ini dapat meningkatkan ketersediaan serta dapat meningkatkan produksi pangan di Kabupaten Inhil.

“Kita berharap dengan olahan lahan seperti ini Kabupaten Inhil kembali ke asal dulunya menjadi tempat lumbung beras. Tidak hanya itu, kita juga berharap beras tersebut tidak hanya dipasarkan di Kabupaten Inhil saja melainkan ke Provinsi tetangga,” ungkapnya.

Dandim 0134 Inhil pada kesempatannya juga menjelaskan, bahwa separo dari lahan 3000 hektar ini dulunya merupakan lahan yang tidak bisa ditanami. Namun, berkat bekerjasama dengan Pemda dan Pemprov sehingga dilakukan teknikanalisasi.

“Semoga dengan adanya lahan tanam ini seperti yang dikatakan Bupati Inhil bisa panen dan tanam  satu tahunnya 2 kali, selain itu juga dapat meningkatkan kesejahtetaan masyarakat khususnya di Kabupaten Inhil,” imbuhnya./*

Tinggalkan Balasan