mgid.com, 610011, DIRECT, d4c29acad76ce94f
25 April 2024

Ambulan Rusak, Warga GAS Minta Perhatian Pemerintah Daerah

0

UPT Puskesmas Teluk Pinang Kecamatan Gaung Kabupaten Indragiri Hilir/foto: Guntur Alam/detikriau.id

Inhil, detikriau.id – Warga Kecamatan Gaung Anak Serka (GAS) berharap Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir maksimalkan pelayanan kesehatan untuk masyarakat, salah satunya dengan menyediakan sarana angkutan mobil  ambulance.

Mobil ambulance yang kini terparkir dihalaman rumah Dinas Kepala UPT Puskesmas Teluk Pinang sudah bertahun-tahun  tidak difungsikan karena rusak.

“Sudah bertahun-tahun tidak difungsikan lagi, katanya rusak. Padahal ambulance sangat dibutuhkan masyarakat terutama dalam kondisi darurat,” Akui sejumlah warga kepada detikriau.id di Teluk Pinang, akhir pekan kemaren

Menurut warga, selama ini jika ada pasien yang harus mendapatkan rujukan ke Kabupaten, keluarga pasien terpaksa harus mencari mobil sewaan.

“Terpaksa harus menyewa. Dalam kondisi darurat tentu sangat menyulitkan, apalagi mobil sewaan tidak setiap waktu tersedia. Harusnya Pemerintah mencari solusi segera terkait hal ini agar hak masyarakat untuk mendapatkan pelayanan maksimal bisa terpenuhi,” harapkan warga

Dikonfirmasi, Kepala Puskesmas setempat Suharmin membenarkan rusaknya mobil ambulance tersebut.

“Sejak tahun 2021 sudah tidak lagi bisa dioperasionalkan.” Ujarnya melalui sambungan WhatsApp

kondisi mobil ambulance milik UPT Puskesmas Teluk PInang yang sudah bertahun-tahun tak lagi difungsikan karena rusak. kini kondisinya berdebu dan ttak lagi terawat/foto; Guntur Alam/detikriau.id

Lanjut Suharmin, di tahun 2022, ia lakukan koordinasi dengan Dinas Kesehatan Kabupaten agar ambulance tersebut bisa diperbaikan.

“sempat beroperasional kembali setelah diperbaiki. Tapi tidak bertahan lama, tiga kali merujuk pasien ke Tembilahan, ambulance itu kerap mogok-mogok lagi dan sejak itu tidak lagi difungsikan sampai saat ini,” ditambahkannya.

Detikriau.id sempat mempertanyakan kemungkinan untuk dilakukan perbaikan total secara mandiri dari Puskesmas dengan memanfaatkan dana BLUD.

“Ambulance tersebut kalau untuk perbaikan tidak sedikit biayanya karena memang sudah tua, apalagi kalau mau di bebankan ke BLUD Puskesmas tak kan baik juga karena dananya tak cukup, kita memang BLUD tetapi pendapatan BLUD Puskesmas Teluk Pinang tsb untuk operasional wajib aja masih kurang ,” kata Suharmin mengakhiri.

Ambulance merupakan armada  pada pelayanan kesehatan untuk kebutuhan darurat pasien. Sudah semestinya ketersedian serana angkutan ini menjadi keharusan.

Dengan kondisi rusaknya mobil ambulance yang terjadi sudah bertahun-tahun di UPT Puskesmas Teluk Pinang ini diharapkan perhatian serius dari Pemerintah Kabupaten dalam hal ini Dinas Kesehatan.

Reporter: Guntur Alam

Tinggalkan Balasan