mgid.com, 610011, DIRECT, d4c29acad76ce94f
22 Februari 2024

Tembak Petugas Pengisian ATM, “Rampok” Bawa Kabur Uang 100jt

0

Gerai ATM Bank Panin yang menjadi lokasi perampokan bersenjata api dipasangi garis polisi. (Foto: ANTARA/Annisa Firdausi)

Pekanbaru, detikriau.id – Petugas pengisi uang Anjungan Tunai Mandiri (ATM) Bank Panin, Kurnia Ilahi (34) ditembak “rampok” saat mengisi uang di gerai ATM di Klinik Pratama Sari Husada, Jalan Tanjung Datuk, Kelurahan Pesisir, Kecamatan Limapuluh, Kota Pekanbaru, minggu (5/3) pagi.

Korban tertembak di bagian perutnya, saat ini dirawat di Rumah Sakit Bhayangkara Polda Riau.

Direktur ResKrimum Polda Riau, Kombes Asep Darmawan mengatakan, bahwa dari keterangan saksi-saksi perampokan yang dilakukan lebih dari satu orang ini terjadi sekitar pukul 6.50 WIB.

Keterangan saksi Darul Hidayat (54) Panwal PT Secure Garuda Indonesia (SGI), ia datang ke lokasi untuk mengisi uang bersama tiga orang rekannya Minggu pagi.

Setelah turun dari mobil Daihatsu Grand Max nopol B 9470 PCT milik SGI, tiba-tiba datang tiga pria tidak dikenal, salah satunya berpura-pura hendak mengambil uang, sedangkan dua pelaku lainnya menunggu di luar Gerai ATM.

Saat masuk ke gerai ATM, pelaku sempat permisi ingin ngambil uang di ATM. Namun, diminta saksi untuk menunggu sebentar karena sedang dilakukan proses pengisian.

Saat sedang bekerja, tiba-tiba pria yang barusan masuk langsung mengeluarkan senpi dan menembakkan ke arah saksi, namun tidak meledak.

Melihat hal itu, teman pelaku langsung memukul saksi. Sehingga Darul Hidayat kabur kearah toko Indomaret.

Beberapa menit kemudian, saksi kembali ke Gerai ATM dan melihat di TKP sudah ada ceceran darah dilantai depan pintu masuk Gerai ATM.

Sementara itu keterangan saksi M Al Zohaifi (24), ia bersama Darul kembali keluar setelah mendengar adanya keributan dan disambut tembakan sebanyak dua kali, sehingga mengenai Kurnia Ilahi.

Setelah Kurnia roboh diterjang peluru, M Al Zohaifi dan Darul melarikan korban ke kerumah sakit Bhayangkara.

“Para pelaku ini berhasil membawa kabur uang tunai Rp100 juta dari lokasi,” ucap Asep.

Setelah dilakukan olah tempat kejadian perkara, petugas menemukan satu selongsong peluru. Selanjutnya, lokasi dipasang garis police line.

“Untuk kasus ini masih kita selidiki, untuk menangkap para pelaku,” kata Asep

Sumber: MCR/editor”dro

Tinggalkan Balasan