mgid.com, 610011, DIRECT, d4c29acad76ce94f
30 Januari 2023

Perusahaan di Jerman Kelabakan: Butuh Cepat 2 Juta Pekerja!

Jakarta – Lebih dari setengah perusahaan Jerman sedang berjuang untuk mengisi lowongan karena kurangnya pekerja terampil. Hal ini disampaikan Kamar Dagang dan Industri Jerman (DIHK) pada hari Kamis, (11/1/2023).

Dalam rilisnya, DIHK menyebut proporsi perusahaan yang menghadapi kesulitan perekrutan berada pada tingkat tertinggi. Secara detail, dalam survei terhadap 22.000 perusahaan, mereka menemukan 53% bisnis melaporkan kekurangan tenaga kerja. Kekurangan seperti ini pun berpotensi pada kehilangan kapasitas produksi hingga 100 miliar euro.

“Kami dapat berasumsi bahwa sekitar 2 juta lowongan akan tetap tidak terisi,” Achim Dercks, Wakil Kepala Eksekutif DIHK, mengatakan kepada Reuters.

Ia menambahkan ketahanan pasar tenaga kerja tidak berarti perusahaan berjalan dengan baik. Dercks merinci kekurangan staf, harga energi yang tinggi, dan peralihan ke netralitas iklim adalah ‘campuran berbahaya’ yang dapat menyebabkan perusahaan memindahkan produksi ke luar negeri.

“Kekurangan pekerja terampil tidak hanya menjadi beban bagi bisnis, tetapi juga membahayakan keberhasilan dalam tugas-tugas penting di masa depan seperti transisi energi, digitalisasi, dan pembangunan infrastruktur,” katanya.

Dercsk juga merinci pekerja dengan keterampilan yang relevan semakin langka, termasuk di sektor manufaktur yang merupakan ruang mesin pembangkit tenaga ekspor Jerman.

Survei menemukan bahwa 67% produsen peralatan listrik tidak dapat mengisi lowongan dan 67% perusahaan teknik mesin. Dalam pembuatan mobil, 65% perusahaan melaporkan kekurangan tenaga kerja.

sumber: cnbc indonesia

Tinggalkan Balasan

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: