mgid.com, 610011, DIRECT, d4c29acad76ce94f
30 Januari 2023

Hindari Kebakaran, Camat Concong Imbau Warga Berhati-hati  Gunakan Listrik dan Kompor

Camat Kecamatan Concong, Ahmad Bahrin, SKM,.MH saat meninjau eks lokasi musibah kebakaran yang terjadi dinihari di Desa Panglima Raja./Foto: Ist/detikriau.id

“Kebakaran di Desa Panglima Raja dinihari rugikan 23 KK dengan 96 jiwa”

Inhil, detikriau.id –  Camat Kecamatan Concong Kabupaten Indragiri Hilir, Ahmad Bahrin, SKM,.MH imbau masyarakat  untuk lebih berhati-hati dalam menggunakan listrik dan kompor. Imbauan ini dimaksudkan untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya kebakaran.

Di Kecamatan Concong, ujar Ahmad Bahrin, sebahagian besar bangunan milik masyarakat berbahan kayu sehingga sangat rawan dilalap api.

“Berhati-hati mempergunakan listrik termasuk kompor untuk memasak. Material kayu yang dijadikan material utama pembangunan rumah penduduk, pastinya sangat mudah tersulut api yang menjadi penyebab terjadinya kebakaran,” Imbau Camat melalui media ini, rabu (28/12)

Lanjut Camat, untuk korban musibah kebakaran yang terjadi dinihari di Desa Panglima Raja, saat ini sudah mulai diberikan bantuan yang bersumber dari pemerintah daerah dan pihak swasta. Bantuan yang diterima tersebut berupa uang tunai, sembako, dan pakaian bekas.

Belasan perumahan penduduk hangus

Kebakaran hebat yang terjadi di Desa Panglima Raja, Kecamatan concong berdampak menimbullkan kerugian terhadap 23 KK dengan 96 jiwa.

Dikonfirmasi, Kepala Desa setempat, Haliar mengatakan, musibah ini terjadi dinihari, rabu (28/12) sekira pukul 01.00 Wib saat sebagian besar warga sudah terlelap tidur. Akibat musibah ini, 17 unit rumah hangus serta 7 unit lainnya mengalami rusak sedang dan ringan.

Lanjutnya, dugaan sementara, kebakaran dipicu akibat terjadinya konsleting listrik pada kabel penyeberangan dirumah Mursidi dan membakar material bangunan. Api kemudian merambat kerumah-rumah penduduk berhampiran.

“Api baru berhasil dipadamkan sekira pukul 13.30 Wib oleh warga setempat dan Kelurahan dengan dibantu tim damkar” tambahnya

Pemadaman amukan api diakuinya sangat sulit akibat kondisi air saat itu sedang surut disertai hembusan angin yang cukup kencang.

“Satu korban mengalami luka ringan, kerugian materil masih dalam pendataan.” Akhirinya./one darius

Tinggalkan Balasan

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: