mgid.com, 610011, DIRECT, d4c29acad76ce94f
1 Oktober 2022

Kesbangpol Inhil Gelar Forum Group Discussion

“Bahas isu berkembangnya aliran terindikasi radikal dan dampak kenaikan harga BBM”

Inhil, detikriau.id – Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Indragiri Hilir menggelar Forum Group Discussion (FGD) yang dilaksanakan diruang rapat Badan Kesbangpol, Lantai Dasar Gedung Multiyears Jalan Swarna Bumi Tembilahan, rabu (14/9/22)

FGD yang dihadiri oleh lansung oleh Kaban KESBANGPOL Kab.Inhil, H. Arifin. S.Sos., MM, Kabid Kewaspadaan Nasional dan Penanganan Konflik, Kamaluddin, S.Sos.,M.Si, Kasat Intel Polres Inhil AKP A’ang Kusmawan,S.I.K., M.Sos, Kasi INTEL Kejari Kab.Inhil, diwakili Jhodi Kurniawan.S.H, Pasi INTEL DIM 0314 INHIL di wakili Nasrin, Ketua Majelis Ulama Indonesia ( MUI ) Kabupaten Indragiri Hilir Drs . H. Azhari Syukur. M.A, Ketua Forum Pembauran Kebangsaan ( FPK ) H. Zaini, Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), H. Nawawi. S.H, Ketua Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat ( FKDM ) Muhammad Faisal. SE, dan Kementerian Agama Kabupaten Indragiri Hilir diwakili  Kasubbag TU H. Zainal Abidin, ini membahas tentang isu berkembangnya aliran yang terindikasi radikal dan dampak kenaikan harga BBM.

Kepala Badan Kesbangpol Inhil mengatakan kondisi kemanan di Kabupaten Inhil selama ini relatif kondusif. Terciptanya ketentraman dan keamanan ditengah masyarakat ini dipastikan tidak terlepas dari hasil kerja keras semua pihak, terutama organisasi dan instansi yang hadir dalam FGD saat ini.

Namun diwanti-wantinya, dengan kondusifitas saat ini hendaknya tidak membuat lengah. Kewaspadaan, antisipasi dini, dan pengawasan haruslah tetap dilakukan dan bahkan harusnya lebih ditingkatkan.

“banyak hal yang bisa menjadi pemicu terjadinya gejolak dimasyarakat. Diantaranya apa yang menjadi fokus pembahasan kita dalam diskusi kali ini,” Tekankan mantan Kepala Dinas Sosial Kabupaten Inhil ini

Dalam rembuk FGD kali ini terungkap beberapa indikasi telah masuknya aliran atau faham-faham yang terindikasi radikal di Kabupaten Inhil. Salah satunya adalah kelompok khilafatul muslimin.

Kelompok khilafatul muslimin yang bertujuan untuk merubah ideologi pancasila yang pemimpinnya telah ditangkap di Provinsi Lampung beberapa waktu yang lalu itu ternyata juga sudah menyebar dan bahkan memiliki anggota yang berdomisili di beberapa Kecamatan di Inhil.

Kasat Intel Polres Inhil bahkan mengakui sudah memiliki data by name dan by address sejumlah warga yang terduga  terafiliasi dalam kelompok ini.

Namun diyakini  warga yang terduga terafiliasi tersebut dikategorikan hanya sebatas simpatisas. Mereka tidak memahami apa itu khilafatul muslimin termasuk tujuan berdirinya.

“Namun keberadaan kelompok yang terduga terafiliasi khilafatul muslimin tersebut terus dilakukan pemantauan”

Sedangkan terkait persoalan kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) subsidi, solar dan pertalite, dipastikan telah berdampak pada perekonomian masyarakat. Sejumlah harga bahan pokok terjadi kenaikan imbas kenaikan biaya transportasi dan menyebabkan penurunan daya beli masyarakat.

Kondisi kenaikan BBM yang terjadi saat ini justru berbanding terbalik dengan terjadinya penurunan harga sejumlah komoditas andalan perkebunan masyarakat Inhil terutama kelapa, pinang, dan sawit.

“Hasil  rembuk FGD berupa masukan dan solusi yang telah kami rangkum dan catat saat ini nanti akan saya sampaikan dalam rapat bersama Forkopimda. Mudah-mudahan pembahasan kita hari ini akan memberi manfaat dan menjadi salah satu alternatif solusi untuk tetap terjaganya keamanan dan ketentraman ditengah kehidupan bermasyarakat.” Tutup HM Arifin./red

Tinggalkan Balasan

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: