mgid.com, 610011, DIRECT, d4c29acad76ce94f
17 Agustus 2022

Tanam Ratusan Pohon Mangrove Kades Jonnedi : “Terima Kasih TNI-AL Posal Selatpanjang”

MERANTI, detikriau.id — Pemerintah Desa (Pemdes) Alai, Kecamatan Tebingtinggi Barat, Kabupaten Meranti, Riau, sambut antusias missi Selamatkan Pulau dari Abrasi melalui program Penanaman Pohon Mangrove Nasional TNI-AL Lanal Dumai, Pos AL Selatpanjang,

“Terimakasih TNI AL Posal Selatpanjang, kita (Pemdes Alai, red) apresiasi terhadap wujud nyata kepedulian TNI AL Posal Selatpanjang dalam pencegahan kerusakan lingkungan pantai dan laut,” ungkap Kades Alai, Jonnedi dalam aksi penamaman pohon mangrove, Selasa, (26/07/2022), pukul 13:00 WIB, di jalan Abdul Aziz, Desa Alai.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Danposal Selatpanjang, Letda Laut (KH) Justine diwakili oleh Bhabinpotmar, Pelda Bek Ulil Arham, Serma RUM Mujiatno, Serda Ttg Aldef Priadi, Serda SAA Supriyanto dan Kopda Gustamin.

Tak hanya itu, Danramil 02 Tebingtinggi diwakili Babinsa Serma Syafi’i, Kapolsek Tebingtinggi Barat diwakili Bhabinkamtibmas Alai Bripka R. Daulay, Unit Siaga Sar Meranti Robinton Simamora, dan Noval, Kades Alai, Jonnedi, Kepala Dusun (Kadus) III, Fahrial, serta masyarakat desa yang tampak antusias bahu membahu dalam aksi penanaman pohon Mangrove itu.

“Kegiatan ini serentak di seluruh Indonesia, Hari ini (Selasa, 26/7/2022), red), kami dari Posal Selatpanjang menanamkan ratusan Pohon Mangrove di pesisir pantai Desa Alai,” Ujar Danposal Selatpanjang, Letda Laut (KH) Justine.

Program yang di taja TNI AL tersebut, merupakan upaya menjaga kelestarian lingkungan, khususnya pesisir pantai dan laut yang terus mengalami kerusakan akibat abrasi,

“Penanaman kita (Posal Selatpanjang, red) lakukan bersama Koramil 02 Tebingtinggi, Polsek Tebingtinggi Barat, Basarnas dan Pemdes Alai, serta masyarakat,” ujar Justine.

Hari ini, Komandan Polsal ini juga menambahkan, merupakan Hari Mangrove Internasional 26 Juli 2022. Mangrove merupakan komunitas tumbuhan pesisir bermanfaat sangat besar dan mempunyai fungsi fisik yang dapat menjaga daerah pesisir dari abrasi dan gelombang air laut.

Mangrove ini akan memberi manfaat bagi kehidupan, menjaga keseimbangan ekosistem alam yang terdapat di sekitar hutan mangrove, dan dapat memberi dampak positif bagi perkembangan serta kualitas ekosistem alam terutama wilayah laut yang sekarang ini mulai banyak terkikis atau tergerus oleh ombak.

“Pantai merupakan wilayah potensial maritim, Melalui penanaman ini diharap agar masyarakat ikut memelihara lingkungan di kawasan pantai,” sebut Justine.

Ia juga berharap, kegiatan ini dapat mendorong masyarakat dan semua pihak dalam upaya menjaga kelestarian pantai dan laut, serta turut mencegah kerusakan wilayah pesisir pantai dan laut akibat abrasi.

Sementara itu, karena pertumbuhan investasi di sekitar pantai berpotensi membuat lingkungan jadi tercemar dan polusi.

Dia juga mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk bersama menjaga bibit mangrove yang di tanam agar tumbuh dan berkembang. Dimana tanaman tersebut mampu menahan dorongan ombak air laut.

Dia juga menambahkan ,selain memiliki fungsi hutan mangrove sebagai tempat berkembang biak habitat laut, tanaman ini juga menjaga masyarakat pantai dari ancaman banjir akibat air pasang.

“Abrasi yang terjadi tentu menjadi perhatian semua kalangan, termasuk TNI. Melalui kegiatan penanaman ini, diharapkan abrasi bisa ditahan dan mampu menjaga daerah pesisir dari abrasi dan gelombang air laut,” tutur Jonnedi./ko

Tinggalkan Balasan

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: