mgid.com, 610011, DIRECT, d4c29acad76ce94f
2 Oktober 2022

Milad ke-57 Inhil, Sejumlah Infrastruktur Menjadi Sorotan Dewan

Ketua DPRD Inhil, DR Ferryandi

Tembilahan – Belum tuntasnya pengerjaan sejumlah infrastruktur menjadi perhatian Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Indragiri Hilir . Meski diakui sebab keterbatasan keuangan Daerah, namun DPRD tetap mewajibkan OPD terkait  melaksanakan sesuai Standar Pelayanan Minimal (SPM).

Penekanan ini disampaikan oleh Ketua DPRD Inhil, Dr Ferryandi dalam pidatonya pada Rapat Paripurna Istimewa Milad ke-57 Kabupaten Inhil yang dilaksanakan diruang Rapat Paripurna, Gedung DPRD Jl HR Subrantas, selasa (14/7/2022) kemaren.

“Kita sadari semua disebabkan keterbatasan keuangan  daerah, tetapi kami lembaga DPRD yang merupakan representasi dari perwakilan masyarakat inhil mendorong  OPD terkait wajib melaksanakan  Standar Pelayanan Minimal (SPM) sehingga Mutu Pelayanan Dasar berhak diperoleh setiap Warga Negara secara minimal, ini semua adalah tanggungjawab kita bersama” Dikatakan Ferryandi.

“Oleh karenanya, haruslah kita semua berinovasi dan berkreasi menjemput dan berjuang untuk mendapatkan sumber pendanaan pembangunan  dari pemerintah propinsi dan pemerintah pusat,” Ditambahkan Politisi Partai Golkar Inhil ini.

Sejumlah infrastruktur disebutkan yang menjadi perhatian diantara adalah;

ruas kota baru – reteh yang masih terbengkalai, menjadi perhatian dan target penyelesaian karena sudah lama dirindukan sekali masyarakat di reteh.

Selanjutnya adalah pekerjaan jembatan Enok yang juga terbengkalai sehingga tidak terhubungnya Kecamatan Enok menuju ruas jalan Bagan Jaya Tanah Merah dan Jembatan Sungai Piring Rusak (Ruas Jalan Propinsi) serta Jambatan-jembatan di wilayah selatan, Limau Manis, Tuk Jimun, yang merupakan akses produksi pertanian.

Yang juga disebutkan adalah ruas jalan dibagian  utara, Tembilahan Mandah dan arah ke Guntung tidak tersambung sama sekali dalam 8 tahun terakhir sehingga ini terkesan (stagnan) terhenti, begitu juga jembatan mandah dan jembatan sungai 4.

“Ini juga menjadi perhatian dan tentunya juga menjadi prioritas demi terbukannya isolasi atau akses darat dalam peningkatan ekonomi di wilayah utara (ruas propinsi riau),” Akhiri Ferryandi./adv/wan

Tinggalkan Balasan

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: