mgid.com, 610011, DIRECT, d4c29acad76ce94f
25 Mei 2022

Pertama dalam Sejarah, Riau Peringkat Tiga Nasional untuk Investasi

PEKANBARU – Untuk pertama kalinya dalam sejarah, Provinsi Riau masuk peringkat tiga nasional dalam realisasi investasi.

Kementerian Investasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) RI baru saja merilis data tentang realisasi investasi untuk triwulan I tahun 2022.

“Kita mengucapkan syukur alhamdulillah. Ini membuktikan bahwa Riau sangat kondusif untuk investasi,” ucap Gubernur Riau (Gubri) Drs H Syamsuar MSi kepada pers di Pekanbaru, Rabu (27/04/2022) usai mendapat informasi terkait realisasi investasi triwulan I tahun 2022 di Indonesia.

Peringkat satu ditempati DKI Jakarta dengan realisasi investasi sebesar Rp40,4 triliun. Disusul Jawa Barat dengan realisasi investasi Rp39,5 triliun, dan peringkat tiga disabet Provinsi Riau dengan realisasi investasi sebesar Rp23,7 triliun atau 39,20 persen dari tahunan (Rp60,46 triliun).

Sementara peringkat keempat ditempati Jawa Timur dengan realisasi investasi sebesar Rp23,6 triliun dan peringkat kelima ditempati Sulawesi Tengah dengan realisasi investasi sebesar Rp20,0 triliun.

Tahun lalu, Provinsi Riau untuk pertama kalinya masuk peringkat 5 nasional untuk realisasi investasi, mengalahkan Jawa Tengah, dan peringkat pertama di luar Pulau Sumatera.

Sementara target investasi di Provinsi Riau tiap tahun naik signifikan. Tahun lalu sebesar Rp49 triliun dan tembus Rp53,05 triliun. Sementara tahun ini sebesar Rp60,46 triliun.

“Alhamdulillah target investasi setiap tahun tercapai bahkan melebihi. Untuk tahun ini saja, baru triwulan pertama sudah hampir 50 persen dari target investasi,” ungkap Gubri penuh rasa syukur.

Gubri lalu mengajak seluruh elemen masyarakat Riau untuk bersama-sama menjaga kondisi dan situasi di Negeri Lancang Kuning agar selalu kondusif.

“Kalau kondusif, investor pasti merasa nyaman. Apalagi kita juga memberikan kemudahan birokrasi bagi para investor,” ucap Gubri lagi.

Dengan banyaknya investasi, dipastikan terbuka banyak lapangan kerja. “Pada akhirnya yang diuntungkan tentu masyarakat Riau,” tutup Gubri./*

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: