mgid.com, 610011, DIRECT, d4c29acad76ce94f
13 Agustus 2022

Curi Yamaha Vixion, residivis terancam sanksi tujuh tahun penjara

Inhil – AN (34) warga Kecamatan Gaung Anak Serka (GAS) dibekuk petugas kepolisian setempat akibat perbuatannya melakukan pencurian sepeda motor milik korban, M Asap (38). Terhadapnya polisi menjerat dengan pasal 363 KUHP Pidana dengan ancaman kurungan maksimal tujuh tahun penjara.

“Tersangka dikenakan pasal 363 KUH.Pidana, dan AN terancam pidana maksimal tujuh tahun penjara,” sampaikan Kapolsek GAS Akp Agus Susanto melalui Paur Humas Polres Inhil Ipda Esra, rabu (19/1/22)

Diterangkan Ersa, aksi pencurian dilakukan tsk di kelurahan Teluk Pinang pada selasa (18/1/22)

Sepeda motor Yamaha Vixion milik korban awalnya terparkir di pinggir jalan Bombai dalam keadaan terkunci stang oleh abang kandungnya, Amir (43), pada Senin malam (17/1/2022) sekitar pukul 21:00 wib.

Selanjutnya pada Selasa (18/1/2022) sekitar pukul 00:01 wib, saat Amir keluar rumah hendak belanja ke warung, Ia tidak mendapati sepeda motor yang Ia parkir, alias hilang.

Amir kemudian menghubungi adiknya dan memberitahukan bahwa sepeda motor miliknya telah hilang. Mereka lalu berusaha mencari sepeda motor itu di sekitar Jalan Bombai, namun tidak berhasil ditemukan dan kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Polsek GAS.  Korban mengalami kerugian sekira Rp11 juta.

Dikatakan Ersa, penangkapan tersangka bermula dari  informasi korban dan saudaranya bahwa ditemukan sepeda motor Yamaha Vixion yang terparkir di teras Mesjid Jami Al-Hidayah di Jalan Merdeka Barat Parit 12, Kelurahan Teluk Pinang, yang diduga milik korban, sekitar pukul 04.00 Wib.

“Mendapati info tersebut personil Polsek GAS langsung menuju ke lokasi, setibanya di lokasi personil Polsek GAS meminta korban mengecek sepeda motor tersebut dan  ternyata benar sepeda motor itu adalah milik korban yang hilang,”

Tsk AN yang saat itu berada didalam Mesjid dicurigai sebagai pelakunya. Ia diketahui sudah sering melakukan pencurian di wilayah Kelurahan Teluk Pinang. Ketika itu AN tidak kunjung keluar dari dalam Mesjid sementara warga lainnya telah selesai melaksanakan sholat subuh.

“Anggota Polsek GAS pun memanggil AN dan menanyakan kepadanya tentang keberadaan sepeda motor Yamaha Vixion yang terparkir di teras Mesjid. Saat ditanya tersangka AN langsung mengakui telah mencuri sepeda motor milik korban  dengan barang bukti satu buah kunci sepeda motor merek lain di kantong bajunya. Kunci itulah yang digunakan AN untuk mencuri dan membawa sepeda motor milik korban,” paparnya.

Tersangka dan barang bukti kini diamankan dan langsung di bawa ke Polsek GAS guna dilakukan proses penyidikan lebih lanjut./wan

Tinggalkan Balasan

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: