mgid.com, 610011, DIRECT, d4c29acad76ce94f
15 Agustus 2022

Hebat, hanya jual foto selfie, Ghozali raup Rp12 miliar

Seorang warga Indonesia dengan nickname Ghozali Ghozalu mendadak jadi topik pembicaraan sejak Rabu sore usai foto selfie dalam bentuk non-fungible token (NFT) laku keras di laman OpenSea.

Mengutip suara.com, pria berusia 22 itu menamai koleksi miliknya dengan sebutan Ghozali Everyday, memperlihatkan foto selfie dirinya setiap hari sejak usia 18 hingga 22 tahun selama rentang tahun 2017 hingga 2021. Ghozali menjual foto-foto tersebut dengan harga 0,001 ETH ($3,25) atau sekitar Rp45,8 ribu.

“Ini benar-benar gambar saya berdiri di depan komputer hari demi hari,” tulis Ghozali dalam akun resminya.

Koleksi NFT miliknya cukup diminati dan dengan cara yang unik jadi koleksi meme. Konten miliknya kini sudah terjual sebanyak 194 ETH ($560.000) atau sekitar Rp8 miliar.

Hingga kini, koleksi tersebut telah terjual Ghozali Everyday bahkan menembus 40 besar peringkat volume perdagangan 24 jam OpenSea dengan peningkatan aktivitas 72.000% menurut data dari pasar NFT.

Awalnya, Ghozali hanya memberi harga foto miliknya senilai 0.001 ETH atau setara dengan Rp46 ribu rupiah.
Saat ini, rata-rata penjualannya berada di kisaran 0.16 ETH atau setara dengan Rp7.9 juta rupiah per foto.

Baca juga: Bocoran Tren Kripto, NFT, dan Metaverse pada 2022

Koleksi NFT termurah milik Ghozali dijual seharga 0,475 ETH ($ 1.500) pada Rabu (12/1/2021) malam. Dengan koleksi 933 NFT, Ghozali Everyday bernilai hampir $1,4 juta, lompatan besar dari $3.000 yang dibuat orang Indonesia dalam penjualan perdana. Beberapa jam yang lalu, harga naik menjadi hanya 1 ETH ($3,250), menempatkan nilai koleksi pada waktu itu sekitar $3 juta.

Minat terhadap koleksi Ghozali sejalan dengan volume perdagangan NFT besar-besaran yang menandai awal tahun 2022.
Hanya dalam sepuluh hari pertama bulan Januari, OpenSea mencatat volume lebih dari $1,36 miliar dan dapat ditetapkan untuk rekor tertinggi baru sepanjang masa. dalam volume perdagangan bulanan.

Apa Itu NFT?

wallpaperspeed.id  menerangkan, pada dasarnya, NFT adalah sebuah token digital yang ditautkan ke sistem besar blockchain, yang tidak jauh berbeda dengan beberapa aset mata uang kripto. Hanya bedanya, NFT tidak bisa dipertukarkan, tapi bisa diperjualbelikan.

Non-Fungible Token (NFT) merupakan sebuah aset digital yang mewakili barang berharga dengan nilai yang tidak dapat diganti atau ditukarkan. Setiap NFT memiliki data catatan transaksi di dalam blockchain, di mana data ini berisi tentang siapa penciptanya, harga, dan histori kepemilikannya.

NFT digunakan untuk apa?

NFT menawarkan keamanan yang dibutuhkan untuk karya seni yang dipublikasikan secara online, di mana konten dapat disebar bebas dan dapat diklaim dengan mudah, dan menyebabkan kerugian bagi pembuatnya.

Nah, teknologi NFT dan blockchain inilah yang akan memberikan jaminan bagi seniman atas kepemilikan karyanya. Ini merupakan sebuah inovasi bagi seniman digital yang selalu kesulitan dalam melawan plagiarisme dan pencurian kreatif. Sistem smart contract yang ada pada NFT memungkinkan seniman untuk menuliskan persentase royalti setiap kali karyanya berpindah tangan.

Selain itu, harga dari aset NFT juga bisa mencapai angka yang sangat tinggi. Misalnya, karya NFT termahal, yang dibuat oleh Beeple dengan judul Everydays-The First 5000 Days, terjual dengan harga $69 juta dolar pada Maret 2021 lalu. Hal ini menunjukkan apresiasi terhadap aset-aset NFT yang sama tingginya dengan karya seni fisik./*

Tinggalkan Balasan

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: