mgid.com, 610011, DIRECT, d4c29acad76ce94f
3 Desember 2022

Pimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Zebra Lancang Kuning Tahun 2021, Wabup Asmar : “Tingkatkan Disiplin Berlalulintas Guna Putuskan Penyebaran Covid-19”

Meranti, detikriau.id — “Operasi Zebra Lancang Kuning 2021 diselenggarakan dalam rangka meningkatkan disiplin masyarakat dalam berlalu lintas guna memutus penyebaran Covid-19”. Hal ini di sampaikan Wakil Bupati Kabupaten Kepulauan Meranti, AKBP (Purn,) H. Asmar saat memimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Zebra Lancang Kuning Tahun 2021 di halaman Mako Polres Kepulauan Meranti, Senin (15/11/2021).

Dalam apel Ops Zebra yang akan berlangsung mulai tanggal 15 November 2021 hingga 28 November 2021 secara serentak diseluruh wilayah Polda ini, tampak hadir Ketua DPRD meranti Ardiansyah, Kapolres Meranti, AKBP Andi yul Lapawesean , Danramil 02 Tebing Tinggi, Lakatanag, Danposal Tebing Tinggi, Kaajari Meranti, Kepala Dinas Perhubungan Meranti, Kasatpol PP, Kepala Imigrasi, Kepala Syahbandar, Kesbangpol Meranti, Kepala Jasa Raharja Meranti, Kepala Pelindo dan seluruh anggota Polres Kabupaten kepulauan Meranti.

Pria yang akrab disapa Om Asmar ini menuturkan bahwa gelar pasukan ini untuk mengetahui sejauh mana kesiapan Polda Riau dalam pelaksanaan kegiatan Ops Zebra Lancang Kuning 2021. Hal ini bertujuan agar berjalan dengan optimal dan dapat berhasil sesuai dengan tujuan serta sasaran yang telah ditetapkan.

“Kegiatan dalam rangka meningkatkan kesadaran dan kepatuhan masyarakat dalam berlalu lintas ini dilaksakan dengan mengedepankan edukatif, persuasif dan humanis dengan tetap menerapkan protokol kesehatan”, ungkap Wabup H. Asmar.

Perlu diketahui bersama, dikatakan AKBP Purnawirawan ini, bahwa data jumlah kecelakaan lalu lintas pada pelaksanaan Ops Zebra Lancang Kuning tahun 2020 tercatat sebanyak 20 kejadian. Hal ini mengalami peningkatan sebanyak 2 kejadian apabila dibandingkan dengan periode yang sebelumnya tahun 2019 sebanyak 22 kejadian.

“Korban meninggal dunia pada pelaksanaan operasi zebra lancang kuning tahun 2020 tecatat sebanyak sembilan (9) orang. Hal ini mengalami penurunan sebanyak satu (1) orang dibandingkan periode yang sebelumya dl tahun 2019 sebanyak 10 orang,” beber pria yang akrab disapa Om Asmar ini.

Untuk jumlah tilang pada operasi zebra lancang kuning tahun 2020, Wabup menambahkan, tercatat sebanyak 760 sedangkan tahun 2019 sebanyak 18.725 mengalami penurunan sebanyak 17.965tindakan, untuk tindakan teguran pada tahun 2020 sebanyak 1.465 kali, sedangkan pada tahun 2019 sebanyak 5.763 kali mengalami penurunan sebanyak 4.298 kali.

“Kita menyadari bahwa dalam mengatasi permasalahan bidang lalu lintas tersebut kita tidak bisa berdiam diri, melainkan dituntut untuk bertindak dan melakukan berbagai upaya dalam menciptakan pemerintah yang bertanggung jawab dalam membina dan memelihara kamseltibcarlantas. Guna mengatasi permasalahan lalu lintas tersebut perlu dilakukan berbagai upaya,” ujar Om Asmar.

Untuk menciptakan situasi kamseltibcar lantas dengan memberdayakan seluruh stakeholder, dikatakan Wabup lebihlanjut, betujuan agar dapat diambil langkah yang komprehensif dalam menyelesaikan permasalahan lalu lintas dengan tuntas, dimana saat ini sedang menghadapi pandemi covid-19.

“Sangat diperlukan peran serta stake holders dalam menciptakan kamseltibcarlantas dimasa pandemi covid-19,” ungkap Om Asmar.

Hal tersebut sejalan dengan tema operasi zebra lancang kuning 2021, yaitu melalui operasi zebra 2021 kita wujudkan kamseltibcarlantas yang mantap serta pencegahan penyebaran covid-19 dengan meningkatkan disiplin masyarakat dalam menggunakan protokol kesehatan.

Oleh sebab itu diperlukan koordinasi bersama antar instansi pemerintah daerah dalam membina dan memelihara kamseltibcar lantas, sehingga tercipta keterpaduan langkah yang dapat menunjang pelaksanaan tugas.

Pada pelaksanaan operasi zebra lancang kuning 2021 tahun 2021 kali ini, terdapat 2 hal yang menjadi target operasi, Yaitu; Memutus mata rantai penyebaran corona virus disease (covid-19) dan mencegah terjadinya kerumunan massa. Dan terciptanya kamseltibcarlantas pada jalur tol, arteri dan tempat wisata memperlancar arus lalu lintas dan menurunkan jumlah fatalitas korban laka lantas.

Untuk sasaran Operasi Zebra Lancang Kuning 2021 ini, lanjut Wabup, yakni :
1. Segala bentuk kegiatan masyarakat yang berpotensi menjadi cluster penyebaran covid-19.
2. Masyarakat yang tidak patuh terhadap protokol kesehatan.
3. Masyarakat yang tidak disiplin dalam berlalu lintas.
4. Lokasi yang rawan macet pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas, serta rawan kerumunan.

“Diharapkan operasi zebra tahun 2021 ini dapat menurunkan laju penyebaran covid19 dan menekan jumlah korban fatalitas, serta meminimalisir kemacetan lalu lintas untuk mewujudkan kamseltibcarlantas,” ucap Om Asmar.

Dalam apel gelar pasukan teraebut, Wabup juga menyampaikan penekanan dan arahan untuk dipedomani dalam pelaksanaan tugas Operasi Zebra Lancang Kuning Tahun 2021, diantaranya :

1. Jaga kesehatan jiwa dan raga kita agar selalu dalam keadaan prima.
2. Laksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab.
3. Tunjukkan bahwa saudara adalah polisi lalu lintas profesional
4. Dalam hal pemeriksaan kendaraan bermotor di jalan agar melibatkan pom TNI, karena kehadiran dan keberadaan unsur TNI adalah dalam rangka perkuatan unsur pelaksana operasi sekaligus akan dapat meminimalkan terjadinya hal yang tidak di inginkan.
5. Kenali psikologis masyarakat lakukan penegakan hukum dengan memberikan edukasi dan penyadaran kepada masyarakat tantang pentingnya
berlalu lintas dalam setiap pelaksanaan tugas.
6. Utamakan keselamatan dalam setiap pelaksaan kegiatan.
7. Melaksanakan penegakan hukum secara persuasif.
8. Tarik simpatik masyarakat dengan ramah, empati, simpatik dan sopan.
9. Hindari kegiatan kontra produktif yang dapat menurunkan citra polri.
10. Selalu ingatkan masyarakat untuk tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat, yaitu melaksanakan 5 M (Mencuci tangan, Memakai masker,
Menjaga jarak, Menghindari kerumunan dan Membatasi mobilitas).

“Selamat melaksanakan tugas operasi kepolisian dengan sandi
‘Operasi Zebra Lancang Kuning 2021’,” tutup Wakil Bupati Kepulauan Meranti ke 3 ini.*

Tinggalkan Balasan

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: