mgid.com, 610011, DIRECT, d4c29acad76ce94f
28 Oktober 2021

Curanmor, Polisi Gari Warga Kateman

Tembilahan, detikriau.id – Polsek Kateman, Polres Inhil menangkap seorang pelaku pencurian sepeda motor, HF (30) di Jalan Teuku Umar Gang Taman Bahagia Kelurahan Tagaraja Kecamatan Kateman.

Kapolsek Kateman Kompol Afrizal, SH, Msi melalui Paur Humas Polres Inhil Ipda Esra, SH menuturkan kronologi pencurian sepeda motor tersebut terjadi pada Jum’at (10/9/2021).  Ranmor tersebut sebelumnya dititpkan korban Sarbaini (36), kepada kerabatnya dikarenakan Ia akan berangkat ke Tembilahan.

Lalu pada Minggu (12/9/2021), korban dihubungi oleh kerabatnya dan memberitahukan bahwa sepeda motor korban yang dititipkan telah hilang sewaktu diparkir ditepi Jalan Teuku Umar.

Baca juga: Kantongi Ganja, Buruh PT RSUP Dibekuk

Korban lalu pulang ke Sungai Guntung untuk melaporkan ke Polsek Kateman pada Selasa (14/9/2021) siang. Menurut kerabat korban, sepeda motor kawasaki itu hilang saat kunci sepeda motor tertinggal di kontaknya.

“Pelaku akhirnya berhasil ditangkap pada hari yang sama sekitar pukul 15.00 wib, berkat informasi dari masyarakat Desa Teritip. Bahwa ditemukan 1 unit sepeda motor Kawasaki yang terparkir di dekat pondok dusun Suak Besar Desa Sungai Teritip, sekitar kebun kelapa sawit PT. Oskar,” ujar Ipda Esra.

Atas informasi itu personil Polsek Kateman bersama korban mendatangi lokasi tersebut dan menemukan sepeda motor Kawasaki milik korban yang telah hilang.

“Personil Polsek Kateman dibantu masyarakat menyisir lokasi kebun Kelapa Sawit dan bertemu dengan seorang pria yang tidak dikenal. Pria itu lalu diamankan dan dilakukan pengeledahan. Saat digeledah ditemukan kunci sepeda motor milik korban, dikantong celana,” ungkapnya.

Setelah di interograsi, HF mangakui telah melarikan sepeda motor milik korban.

“Pelaku dan barang bukti diamankan dan di bawa ke Polsek Kateman guna dilakukan proses lebih lanjut. Pelaku dikenai pasal tentang tindak Pidana Pencurian sepeda motor, sebagaimana dimaksud dalam Rumusan Pasal 363 KUH.Pidana dan diancam pidana maksimal lima tahun penjara,” jelasnya./*

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: