mgid.com, 610011, DIRECT, d4c29acad76ce94f
28 Oktober 2021

Gondol Rp100 Juta Uang Warga Kampar, 2 Residivis Dibekuk Tim Gabungan Polda dan Polres Di Sumsel

PEKANBARU, detikriau.id — Dua penggondol uang tunai Rp 100 juta milik Muhaimin di Desa Tanah Merah, Kecamatan Siak Hulu, Kabupaten Kampar, pada (10/7/2021) lalu, berhasil dibekuk tim gabungan Jatantras Reskrimum Polda Riau, Satreskrim Polres Kampar dan Unit Reskrim Polsek Siak Hulu, di Kecamatan Kayu Agung, Kabupaten Ogan Komering Ilir, Sumatera Selatan, Rabu (18/08/2021) yang lalu.

Kabid Humas Polda Riau, Kombes Pol Sunarto didampingi Dirkrimum Polda Riau dalam keterangan media mengatakan, 2 tersangka AN dan AH adalah pemain lama yang sengaja datang ke Riau untuk melakukan aksinya.

“Pelaku adalah residivis kambuhan yang baru saja bebas dari Lapas bulan Maret 2021 lalu setelah menjalani vonis 3 tahun,” ujar Sunarto.

Aksi ke 2 tersangka ini, beber Sunarto, bermula dari korban Muhaimin yang berhenti di depan warung miliknya di Perum Taman Duta Mas Blok B.2 No.07 Desa Tanah Merah Kec.Siak Hulu Kab. Kampar, Sabtu (10/07/2021) siang membawa uang tunai sebesar Rp 100.000.- (Seratus Juta Rupiah) dengan menggunakan mobilnya. Korban yang tak sadar dibuntuti pelaku tersebut kemudian singgah kesebuah Rumah Makan. Kemudian pelaku mencoba melancarkan aksinya debgan membuka mobil korban, namun tidak berhasil. Hingga akhirnya korban kembali masuk ke dalam mobil, sementara uang masih tergeletak di lantai mobil, tepatnya di samping sopir.

Baca juga: Penyekatan PPKM Cegah Penyebaran Covid

Setelah sampai di rumah dan memarkir kendaraan, lanjutnya, saat itulah pelaku beraksi dengan membuka pintu mobil sebelah kiri dan mengambil uang yang berada dilantai mobil tersebut. Setelah sukses mengambil uang tunai yang terbungkus dalam plastik warna hitam tersebut,, pelaku AN dan AH kabur dan membagi uang hasil kejahatan tersebut, dimana masing masing mendapatkan bagian sebanyak empat puluh juta rupiah, sementara dua puluh juta lagi diserahkan pada OOB (masih DPO) sebagai sewa sepeda motor.

“Kedua pelaku kita sidik dengan Pasal 363 Ayat (1) ke 4 KUH Pidana dengan ancaman hukuman maksimum 7 tahun penjara,” urai Sunarto

Sunarto menghimbau masyarakat agar berhati hati dan waspada melakukan transaksi apalagi membawa uang kontan dalam jumlah yang banyak.

“Saya menghimbau dan mengingatkan kepada seluruh masyarakat agar hati hati dan selalu waspada bertransaksi apalagi membawa uang kontan dengan jumlah yang besar, mintalah pengamanan kepada Polri, kita akan berikan untuk menjamin keselamatan dan keamanannya,”tutur pria yang akrab disapa Narto ini./*

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: