mgid.com, 610011, DIRECT, d4c29acad76ce94f
1 Agustus 2021

PPDB SMKN 1 Tembilahan Dipertanyakan. Panitia Bungkam!

Tembilahan, detikriau.id – Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) di SKMN 1 Tembilahan menuai kritikan. Orang tua siswa mencurigai proses seleksi tidak mengedepankan kejujuran dan profesionalitas.

“Aneh aja. Anak saya mendaftar di jurusan akuntansi dengan nilai SKHU rata-rata 92,7 melalui jalur tempatan. Jarak sekolah dengan tempat tinggal saya hanya terpaut sekira 500 meter, tapi nggak lulus,” cerita salah satu orang tua siswa yang enggan menyebutkan namanya ini kepada detikriau.id, di tembilahan, rabu kemaren

Warga jalan pendidikan ini mengaku tidak harus ngotot anaknya untuk diterima, hanya saja ia meragukan seleksi penerimaan yang dilakukan panitia PPDB dilakukan dengan jujur.

“kalau mau jujur, buka secara transparan nama-nama siswa yang lulus, salah satunya untuk jurusan akuntansi saja. Artinya peserta didik yang diterima untuk jurusan ini seluruhnya harus memiliki nilai SKHU diatas 92,7.” tantangnya.

baca juga: Bupati Inhil Perintahkan Tim Satgas Covid-19 Inspeksi ke IC

Penelusuran detikriau.id pada laman resmi PPDB SMKN 1 melalui website https://smkn1tbh.sch.id/ pada kamis tanggal 8 Juli 2021 panitia penerimaan memang hanya mengumumkan kelulusan peserta secara global melalui 4 jalur, yaitu, Afirmasi,  Pindahan, Prestasi dan Tempatan.

Setidaknya detikriau.id menemukan beberapa point yang memang patut untuk mendapatkan penjelasan.

Diantaranya, untuk siswa lulus melalui jalur tempatan ditemukan 1 nama yang dimuat ganda yakni pada nomor urut 68 dan 69.

Untuk jalur prestasi, pemuatan nama ganda justru kami temukan ada 6 nama, yakni:

  1. No urut 16 & 18
  2. No urut 41 & 267
  3. No urut 61 & 253
  4. No urut 224 & 225
  5. No urut 271 & 272
  6. No urut 7 & 15

Terkait persoalan ini, kepala SMKN 1 Tembilahan, Asmar  dimintai konfirmasi detikriau.id mengarahkan konfirmasi dilakukan langsung kepada ketua panitia.

“Saya dlm perjalanannya ke Pku nyetir, ini saya kirim no. Ketua Panitia,” Jawab Asmar melaui pesan WhatsApp, kamis (8/7)

Sayangnya konfirmasi yang dimintakan detikriau.id kepada panitia sejak kamis, hingga berita ini diterbitkan, sama sekali tidak mendapatkan jawaban./dro

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: