mgid.com, 610011, DIRECT, d4c29acad76ce94f
1 Agustus 2021

12 Warga Disanksi Penegakan Prokes

Tembilahan, detikriau.id – 12 orang warga kota Tembilahan kembali disanksi melalui sidang ditempat  di Posko Terpadu Penegakkan Disiplin Masyarakat Produktif Aman Covid-19 Indragiri Hilir jalan Baharuddin Jusuf.

12 orang tersebut terbukti melanggar protokol kesehatan (prokes) karena tidak memakai masker saat berada di luar rumah.

Kapolres Inhil AKBP Dian Setyawan SH SIK MHum mengatakan kegiatan sidang ditempat operasi yustisi penegakkan hukum pelanggaran protokol kesehatan Covid-19 dilaksanakan sesuai dengan peraturan daerah.

“Hal tersebut tertuang pada pasal 44 E jo. Pasal 23 A ayat (2) huruf a Peraturan Daerah Provinsi Riau Nomor 4 Tahun 2020 tentang Perubahan Atas Peraturan Daerah Nomor 21 Tahun 2018 tentang Penyelenggaraan Kesehatan dan Perundang – Undangan,” jelasnya.

Baca juga: Langgar Prokes Covid, 17 Warga Inhil Jalani Sidang di Tempat

Hakim sidang menyatakan para Terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana pelanggaran Protokol Kesehatan.

“Adapun jumlah pelanggar protokol sebanyak 12 (dua belas) orang pelanggar, dengan rincian 5 (lima) orang dinyatakan terkena denda sebesar 100 ribu dan 5 (lima) orang dengan hukuman kerja sosial serta 2 (dua) orang teguran lisan,” kata Kapolres Inhil.

Ditambahkan Kapolres Inhil AKBP Dian, sehubungan dengan penerapan pidana denda terhadap pelanggar pidana protokol kesehatan yang telah dilakukan, para pelanggar tidak merasa keberatan terhadap putusan sidang

“12 orang yang terjaring dalam kegiatan Ops yustisi Inhil tidak merasa keberatan dan bersedia dijatuhi sanksi sesuai dengan peraturan yang diterapkan,” tuturnya.

Terakhir Kapolres Inhil AKBP Dian menghimbau masyarakat untuk tetap mematuhi protokol kesehatan.

“Kepada warga masyarakat kami mengajak agar selalu menerapkan protokol kesehatan terutama dalam penerapan 5 M yakni memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menghindari kerumunan dan mengurangi mobilitas di luar rumah guna memutus mata rantai penyebaran virus Corona atau Covid 19,” himbauannya./*

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: