mgid.com, 610011, DIRECT, d4c29acad76ce94f

Tembilahan, detikriau.id – R (29), A (34) dan AP (26) terancam  dikenai pasal 363 KUH Pidana dengan pidana penjara paling lama lima tahun. Ketiganya diketahui menggondol 12 blok batrai tower milik PT Telkomsel di Jalan Lintas Provinsi RT 04 Kelurahan Sungai Salak, Kecamatan Tempuling Kabupaten Indragiri Hilir.

Kapolres Inhil AKBP Dian Setyawan melalui Perwira Humas, Ipda Ersamenerangkan, hilangnya batrai diketahui saat petugas jaga tower melakukan pengecekan pada rabu (26/5).

“Saat sudah berada didalam tower, petugas melihat baterai tower 100 Ah yang sebelumnya berjumlah 16 blok hanya tinggal 4 blok saja dan 12 bloknya lagi hilang. Petugas tersebut memeriksa keadaan tower sampai mencari sekeliling tower namun tidak di menemukannya,” diterangkan Ipda Ersa melalui pesan tertulis, jum’at (11/6)

Baca juga: Sat Reskrim Polres Inhil Ringkus Pencuri dan Penadah Sepeda Motor

Setelah berkoordinasi dengan penjaga tower, terungkap ada 4 kali tim yang masuk kedalam tower, salah satunya adalah R (29) yang merupakan Karyawan PT Tara Telco.

Ilustrasi tower telkomsel./Foto: Internet

“Peristiwa hilangnya baterai tower itu lalu dilaporkan ke manager perusahaan melalui telepon. Sementara petugas lainnya mendatangi Polsek Tempuling untuk melaporkan hal tersebut, setelah mendapatkan laporan, Kanit Reskrim beserta anggota yang diperintahkan Kapolsek Tempuling melakukan penyelidikan dan melakukan penangkapan terhadap tiga pelaku di Tembilahan,”

Para pelaku disebutkan Ipda Esra, R (29), A (34) dan AP (26) yang merupakan pegawai perusahaan itu sendiri.

“Dari pengakuan para pelaku, mereka mengakui telah melakukan pencurian baterai tower, pada Jum’at (2/4) sore dan baterai tower itu sudah dijual sesaat setelah mereka berhasil mencuri,” sebutnya.

Selain para pelaku, turut diamankan barang bukti berupa kunci pas ukuran T.

“Para pelaku dikenai pasal 363 KUH.Pidana dengan pidana penjara paling lama lima tahun,” pungkasnya./dro

Tinggalkan Balasan