mgid.com, 610011, DIRECT, d4c29acad76ce94f

Keritang, detikriau.id – Sarjik (44) warga Desa Kuala Lemang Kecamatan Keritang alami luka robek dibagian perut akibat tusukan badik oleh pelaku, P (20) disebuah acara “orkes” sekira pukul 01.30 Wib, jum’at (28/5).

Belakangan diketahui pelaku P merupakan orang suruhan HA (40) yang sengaja memerintahkan untuk menghabisi korban berlatarbelakang persoalan sakit hati.

Kapolres Inhil, AKBP Dian Setyawan melalui Paur Humas Ipda Ersa dalam keterangan tertulis menyebutkan, sakit hati HA disebabkan korban menikahi mantan istrinya.

“HA sakit hati karena mantan istrinya menikah lagi dengan Sarjik dan kemudian menyuruh P untuk menikamnya,” Disampaikan Paur Humas.

Diterangkan Paur Humas, kronologi penganiayaan terhadap korban dilakukan dalam sebuah acara orkes. Saat itu P menghampiri korban, membawanya ketempat gelap dan mengeluarkan senjata tajam jenis badik serta menghujamkannya satu tusukan kearah bagian pinggang sebelah kiri korban dan kemudian ditingalkan dalam kondisi tergeletak bersimbah darah.

Pelaku penusukan P diamankan pihak kepolisian untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya dihadapan hukum/foto: arsip Polres Inhil/Ist

Korban kemudian dilarikan masyarakat sekitar ke Puskesmas Kotabaru Siberida untuk mendapatkan perawatan dan sekira pukul 04.00 Wib dirujuk ke RSUD Puri Husada Tembilahan untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut.

“Akibat kejadian tersebut korban mengalami luka robek pada perut sebelah kiri oleh senjata tajam jenis badik, beberapa warga melaporkan kejadian tersebut ke Mapolsek Keritang”

Baca juga: Miliki Senpi Rakitan, Polisi Tangkap Warga Kemuning

“Pelaku berhasil ditangkap oleh Unit Reskrim Polsek Keritang kurang dari 24 jam, tepatnya pada pukul 11:30 wib saat pelaku sedang berada di rumahnya,” Ditambahkan Paur Humas

Hasil interogasi, pelaku mengaku bahwa Ia disuruh oleh HA untuk melakukan penikaman terhadap Sarjik.

Berdasarkan keterangan pelaku P, kemudian HA juga berhasil ditangkap Polsek Keritang sekira pukul 14.00 wib.

” HA mengakui bahwa dialah yang menyuruh P untuk menikam Sarjik. HA merasa sakit hati terhadap korban Sarjik karena menikah dengan mantan istrinya. Pelaku dikenai Pasal 351 ayat (2) Jo pasal 55 KUH.Pidana, dengan ancaman hukuman kurungan paling lama lima tahun ,” Akhiri Paur Humas./dro

Tinggalkan Balasan