mgid.com, 610011, DIRECT, d4c29acad76ce94f

MERANTI, detikriau.id — Tim Reskrim Polsek Merbau menangkap SR (21) dan AZ (36) pada ahad (18/4) atas dugaan sebagai pelaku pencurian kabel tembaga senilai Rp. 110 juta di Lokasi MSJ 12 PT EMP Malacca Strait SA Desa Bagan Melibur, Kecamatan Merbau, Kabupaten Kepulauan Meranti.

Kapolres Kepulauan Meranti, AKPB Eko Wimpiyanto Hardjito SIK melalui Kapolsek Merbau, IPTU Sahrudin Pangaribuan SH, menyampaikan SR dan AZ merupakan warga jalan S Parman Kelurahan Teluk Belitung.

“Sementara 2 orang terduga pelaku yang lainnya berinisial YS dan JG berhasil melarikan diri,” jelas Kapolsek Merbau kepada media ini, Senin (19/4/2021).

Diterangkan Kapolsek, kronologis kejadian bermula pada hari minggu tanggal 14 Februari 2021 sekira pukul 08.00 Wib. Saat itu pelapor berangkat dari Pos 9 PT. EMP untuk melaksanakan patroli dengan menggunakan sepeda motor Verza di seputaran Lokasi PT. EMP.

Kemudian, pukul 09.30 Wib tepatnya di Lokasi MSJ 12 pelapor menemukan adanya gangguan Travo listrik yang telah terbuka dan lempengan tembaga didalam travo tersebut sudah tidak ada.

Selanjutnya pelapor kembali ke Pos 9 untuk melaporkan kejadian kepada temannya dan mengecek kembali secara bersama.

“Kemudian mereka melakukan pengecekan di seputaran Lokasi yang berjarak sekitar 25 meter dari lokasi Travo yang terbongkar dan ditemukan adanya 3 buah Lempengan tembaga dan 1 buah gulungan tembaga” urai Kapolsek

“Selanjutnya pihak EMP mengamankan Barang Bukti (BB) yang sudah dibongkar oleh pelaku. Atas kejadian itu, pihak PT. EMP mengalami kerugian sebesar Rp. 110.000.000,-,” beber IPTU Sahrudin Pangaribuan.

Terduga pelaku SR kemudian ditangkap pada minggu (18/4) sekira pukul 20.00 wib di jalan S. Parman Teluk Belitung.  SR mengaku melakukan pencurian di Lokasi MSJ 12 PT. EMP bersama dengan AZ (36), YS (DPO), dan JG (DPO).

AZ Kemudian diringkus sekira pukul 23.00 Wib dirumahnya jalan S. Parman Teluk Belitung tanpa perlawanan.

Selanjutnya tim gabungan meneruskan pencarian terduga pelaku YS dan JG dirumahnya namun kedua terduga tersebut tidak berada dirumah.

“Saat ini kedua terduga pelaku bersama Barang Bukti (BB) berupa 3 buah lempengan tembaga, 1 buah gulungan tembaga, 6 buah besi kedudukan Travo, 5 buah kunci spana, 2 buah parang panjang, 1 buah gunting pemotong besi, 1 pasang sandal jepit berwarna merah merk levis, 1 utas tali tambang, dan 1 buah pipa besi berhasil diamankan serta dibawa ke Polsek Merbau untuk proses lebih lanjut,” Kata Kapolsek

“Sampai saat ini tim gabungan Resintel masih melakukan pencarian terhadap kedua DPO tersebut, dan pasal yang dipersangkakan terhadap terduga pelaku yakni Pasal 363 ayat (1) ke 4 KUH Pidana,” pungkas Kapolsek Merbau./eko

Tinggalkan Balasan