mgid.com, 610011, DIRECT, d4c29acad76ce94f
26 September 2021

Gara-gara 64,7 Gram “Parcel Haram”, 3 Warga Meranti Dihadiahi “Gelang Besi” Polisi

SELATPANJANG,  detikriau.id — Momen kumpul bersama keluarga saat Lebaran Idul Fitri mendatang, tampaknya kini hanya menjadi mimpi yang bersarang dibenak tiga orang warga Kepaulauan Meranti, saat dihadiahi gelang besi Polisi, bersama 64,7 Gram Parcel Haram alias narkoba jenis sabu siap edar.

Dua orang jaringan pengedar dan satu kurir barang haram di Selatpanjang tersebut,  berhasil diungkap personel Sat.Res Narkoba Polres Kepulauan Meranti di tiga tempat yang berbeda.

Kapolres Kepulauan Meranti, AKBP Eko Wimpiyanto Hardjito SIk, melalui Kasat Res.Narkoba, IPTU Darmanto SH, Sabtu (17/4/2021) mengatakan, pihaknya mengamankan barang bukti sebanyak 16 paket narkotika jenis sabu siap edar seberat 64,7 gram.

“Para terduga pelaku dan barang bukti telah diamankan di Mako Polres Kepulauan Meranti guna proses penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut,” ujar Darmanto.

Pria bertubuh gempal ini menjelaskan, ketiga terduga pelaku ditangkap di tiga lokasi berbeda. Penangkapan pertama dilakukan terhadap Ha alias M, warga Desa Mengkopot, Kecamatan Tasik Putri Puyu, di kamar salah satu Hotel di Kota Selatpanjang, pada Kamis (8/4/ 2021) sekitar jam 09.00 WIB.

Dari pria berusia 42 tahun itu, polisi menemukan 1 paket sedang diduga narkotika jenis sabu yang dibungkus di dalam plastik klep warna bening seberat 2,7 gram, beserta alat hisap sabu.

Tak puas sampai disitu saja,  berselang sekitar 2,5 jam dilakukan pengembangan, polisi kembali mengamankan Jn alias C (31). Terduga pelaku yang juga warga Desa Mengkopot ini dibekuk petugas di sebuah rumah di Jalan Terpad – Dorak, Kelurahan Selatpanjang Timur.

Tak tanggung-tanggung, di rumah kost itu Jn bersama Ha kedapatan menyimpan 14 paket sedang diduga narkotika jenis sabu berat kotor 62 gram. Bahkan, petugas juga menemukan timbangan digital di sana.

“Peran kedua tersangka adalah sebagai pengedar. Mereka mengaku narkotika jenis sabu tersebut diperoleh dari seorang pria berinisial A (DPO) untuk dijual di seputaran Selatpanjang,” beber Darmanto.

Tidak hanya sampai di situ, pukul 12.30 WIB petugas kembali mengamankan seorang pria berinisial MA alias I. Pria 41 tahun ini digulung petugas karena diduga terlibat dan berperan sebagai kurir atau perantara jual beli sabu dari Ha dalam kasus barang haram tersebut.

“Tersangka MA ditangkap dirumahnya di Jalan Dorak Selatpanjang Timur. Di sana (dirumah MA,  red) barang bukti satu paket kecil diduga narkotika jenis sabu seberat 0,07 gram berhasil kita amankan,” tutup Darmanto./*/eko

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: